Jakarta ,-Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan harga pangan pokok strategis mulai stabil pada pekan pertama Ramadan. Stok komoditas dipastikan aman hingga Idulfitri.
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan tren penurunan terlihat di sejumlah pasar. “Kecenderungannya sudah mulai stabil dan menurun,” ucapnya usai meninjau Pasar Senen, Kamis 26 Februari 2026.
Harga daging sapi berada di kisaran Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram. Daging ayam Rp40.000 dan cabai rawit merah turun menjadi Rp100.000 per kilogram.
Telur ayam ras dijual antara Rp29.000 hingga Rp30.500 per kilogram. Sebagian besar harga masih dalam rentang HET dan HAP.
Pemerintah menyiapkan bantuan pangan bagi 33,2 juta keluarga penerima manfaat pada Maret. Total anggaran bantuan beras dan minyak goreng mencapai Rp11,92 triliun.
Program SPHP beras juga dilanjutkan sepanjang 2026 dengan anggaran Rp4,97 triliun. Subsidi diberikan untuk penyaluran sekitar 828 ribu ton beras.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak boleh ada anomali harga selama Ramadan. Pelanggaran akan ditindak sesuai aturan.
“Tolong deh jangan main-main di bulan suci Ramadan. Kami langsung koordinasi kalau ada yang menaikkan harga, pasti ditindak. Seluruh sektor pangan bahan pangan pokok di bulan suci Ramadan harus ikut regulasi harga yang ada. Jangan mengganggu rakyat,” kata Amran.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan 23 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga. Namun, hanya tujuh provinsi yang naik di atas dua persen.

