By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Inovasi USAT Atasi Masalah Kepasiran, Berhasil Tekan Risiko Loss Produksi di PEP Rantau
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Inovasi USAT Atasi Masalah Kepasiran, Berhasil Tekan Risiko Loss Produksi di PEP Rantau

berita
berita Published February 24, 2026
Share
SHARE

Rantau, – Inovasi USAT (Ultimate Sand Trap) yang dikembangkan perwira-perwira Pertamina EP Rantau berhasil menekan resiko kehilangan produksi (loss production) akibat masalah kepasiran. Aksesori USAT yang dipasang di tengah lapisan tubing pompa ini memiliki dampak yang sangat besar, mampu menghindarkan biaya tambahan dan justru menambah pendapatan hingga milyaran rupiah.

Field Manager (FM) Pertamina EP Rantau Tomi Wahyu Alimsyah menjelaskan sumur-sumur migas yang telah mature di lapangan PEP Rantau kerap menghadapi masalah kepasiran. Pasir ikut naik bersama aliran fluida yang mengakibatkan kerusakan pada pompa maupun tidak optimalnya minyak mentah (crude oil) yang terangkut.

“Sebelumnya inovasi yang diterapkan untuk mengatasi masalah kepasiran adalah We Are Fines di tahun 2023. Kemudian USAT dikembangkan dan diaplikasikan sejak 2024 untuk melengkapi inovasi sebelumnya. Dengan begitu masalah kepasiran di beberapa aspek bisa teratasi,” terang Tomi.

Saat ini metode We Are Fines sudah diterapkan di seluruh sumur minyak dalam pengelolaan PEP Rantau Field. Sementara itu, teknologi USAT hingga September 2025 telah diterapkan di tiga sumur (P-420, P-383, dan P-406). “Tadinya, sebelum diterapkan We Are Fines dan inovasi USAT ini angka resikonya mencapai 62%. Kami optimistis, dengan penerapan menyeluruh ini akan meningkatkan penghematan yang semakin meningkat di tahun 2025,” katanya.

Lebih lanjut, Tomi menjelaskan inovasi USAT hadir sebagai teknologi yang bertujuan meningkatkan lifetime atau masa operasi pompa yang memiliki masalah kepasiran dengan menambahkan aksesoris pada pompa Electric Submersible Pump (ESP). Dalam praktiknya, pompa ESP dapat mengalami kerusakan dikarenakan pasir ikut naik ke permukaan bersama aliran fluida. Inovasi pada pompa ESP ini penting sebab dari 87 sumur di PEP Rantau Field, 29 di antaranya menggunakan pompa ESP.

Melalui inovasi USAT, tim menambahkan aksesoris USAT di tengah lapisan tubing pompa. Aksesoris USAT ini akan menahan pasir di dalam sumur yang mengalami fallback. Dengan cara ini, pasir tidak akan jatuh atau masuk ke pompa namun terjatuh pada sela antara USAT dengan tubing. Dengan begitu, pompa tetap beroperasi dengan baik untuk mengalirkan fluida ke permukaan. Bahkan dengan USAT, pompa dapat melakukan reserve circulating apabila tersumbat.

Petroleum Engineering PEP Rantau Field, Andi Surianto Sinurat, tim pengembangan inovasi We Are Fines dan USAT, menjelaskan bahwa produksi USAT tidak mahal. Setiap aksesoris biayanya tidak kurang dari tiga juta Rupiah dengan estimasi masa pakai selama satu tahun. Biaya ini digunakan untuk biaya material dan biaya manpower (tenaga kerja). Material yang diperlukan untuk merakit USAT antara lain mata bor, tubing, tubing coupling, dan kawat. Proses pengerjaan juga tidak lama, hanya tiga hari.

Ketika dikalkulasi, dampaknya cukup signifikan. Terhitung sejak Januari 2024 hingga September 2025, ada penghematan biaya rig sebesar 50% dan mengurangi loss produksi sumur sebesar 4% persen. Dengan begitu, produksi dan pendapatan pun bertambah.

Andi menegaskan, inovasi We Are Finest dan USAT tak hanya memberikan manfaat dari aspek penghematan biaya rig dan perawatan sumur, serta penambahan pendapatan. Lebih dari itu, kedua inovasi ini terbukti mampu mengatasi masalah kepasiran di sumur-sumur minyak Pertamina yang dikelola PEP Rantau Field.

Atas keberhasilan Inovasi USAT, Pertamina EP Rantau lewat tim PC Prove Alumni Pasir memperoleh penghargaan Platinum pada ajang Upstream Improvement & Innovasi Award (UIIA) 2025 Subholding Upstream Pertamina. Ajang tahunan bagi insan-insan inovatif ini diikuti 108 delegasi terbaik dari seluruh Subholding Upstream.

Field Manager (FM) Pertamina EP Rantau, Tomi Wahyu Alimsyah mengapresiasi seluruh tim yang telah bekerja keras. “Inovasi USAT merupakan hasil inovasi internal dari perwira Pertamina EP Rantau Field. Dalam hal ini, teman-teman di Petroleum Engineering (PO) dan Well Service (WS) yang terus berinovasi untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi. Ini merupakan implementasi komitmen kami untuk mendukung target produksi nasional,” pungkasnya.

You Might Also Like

Salman Alfarisi Setuju Pajak Kendaraan Tanpa KTP: Jangan Kaitkan dengan Kepemilikan

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tak Pengaruhi Harga Pangan

Program Gebyar Pajak Sumut Dongkrak Penerimaan PKB, Naik 30% dalam Sebulan

Pemilik Warung Korban Truk Tabrak 3 Warung di Marelan Tuntut Ganti Kerugian

Zakiyuddin Harahap Paparkan Program PKH, UHC hingga Perlindungan Ojol dalam Dialog Bersama Kojira

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita February 24, 2026 February 24, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Pemprov Sumut Raih Opini Kualitas Tinggi Pelayanan Publik 2025,Wagub Surya Targetkan Kualitas Tertinggi pada 2026
Next Article Kejari Sergai Kembalikan Uang Pengganti Perkara Korupsi Kredit Macet Bank Sumut
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Salman Alfarisi Setuju Pajak Kendaraan Tanpa KTP: Jangan Kaitkan dengan Kepemilikan
EKONOMI
Pergantian Wakil Ketua DPRD Medan, Zulham Efendi: Rotasi Jabatan Hal Biasa, PKS Tetap Solid
POLITIK
PT Pelindo Regional 1 Melaksanakan Acara Pelepasan Calon Jemaah Haji 2026
HOME Medan
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tak Pengaruhi Harga Pangan
EKONOMI
- Advertisement -
April 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?