Detroit ,-Kepala Tim Red Bull, Laurent Mekies, memprediksi musim 2026 penuh tantangan seiring debut power unit mandiri tim. Perubahan regulasi teknis Formula 1 turut menambah kompleksitas proyek ambisius ‘Red Bull Ford Powertrains’ tersebut.
Hal ini disampaikan Mekies dalam peluncuran livery terbaru Red Bull dan tim satelit Racing Bulls. Acara diadakan di Michigan Central Station, Detroit, Amerika Serikat, pada Jumat, 16 Januari 2026.
Detroit dipilih sebagai lokasi peluncuran karena dikenal sebagai basis industri Ford di Amerika Serikat. Musim ini merupakan debut Ford sebagai mitra strategis sekaligus pemasok mesin power unit kedua tim.
Pada kesempatan tersebut, Mekies menilai Formula 1 akan memasuki periode perubahan regulasi terbesar sepanjang sejarah kejuaraan. Ia menyebut keputusan memproduksi power unit sendiri merupakan langkah berani dengan tingkat risiko tinggi.
“Ini tantangan gila, mungkin hanya perusahaan seperti Red Bull dan Ford yang berani mengambilnya. Ini akan menjadi tahun yang penuh tantangan, namun pada dasarnya itulah yang menyatukan kami,” ujar Mekies.
Mekies menyebut dukungan Ford sudah terlihat sejak tahap awal perencanaan proyek. Menurutnya, tantangan besar ini hanya mungkin diambil oleh perusahaan dengan visi jangka panjang kuat.
Ia juga mengakui, sebagai pemasok mesin baru, mereka tidak akan langsung tampil kompetitif melawan pabrikan berpengalaman. Ia berpendapat, harapan untuk bisa langsung menyamai para pesaing akan menjadi sikap yang tidak realistis.
“Kami tahu akan ada banyak kesulitan, sakit kepala, dan malam tanpa tidur, namun itulah alasan kami di sini. Kami percaya diri karena telah membangun tim luar biasa, didukung mitra hebat, dan kami akan melaluinya,” kata Mekies.
Dalam acara peluncuran tersebut, Red Bull mengumumkan power unit pertama mereka akan diberi nama DM01. Nama tersebut dipilih sebagai penghormatan kepada pendiri Red Bull, Dietrich Mateschitz, yang wafat pada 2022.
“Itu adalah visinya, keberaniannya, dan semangat Red Bull. Dialah alasan kami berada di sini sekarang,” ujar Mekies.
Pembalap Red Bull, Max Verstappen dan Isack Hadjar, turut hadir dalam acara peluncuran tersebut. Verstappen mengaku antusias menghadapi era baru meski masih banyak ketidakpastian.
“Semuanya masih terasa belum pasti, tentu ini perubahan yang sangat besar pada mesin dan mobil. Seperti yang bisa dilihat, dimensi mobil juga sedikit berubah,” ujar juara dunia empat kali tersebut.
Verstappen menegaskan proses adaptasi pada tahap awal akan membutuhkan waktu. Ia menilai waktu uji coba menjadi krusial untuk mengumpulkan putaran, serta mengoptimalkan seluruh aspek kendaraan sebaik mungkin.
“Motivasi kami sangat tinggi, semua orang sudah siap. Saya sangat antusias memulai babak baru ini,” ujar Verstappen.

