Manggarai Barat,-Tim SAR gabungan menemukan jenazah diduga merupakan salah satu anak pelatih sepak bola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, Selasa (6/1/2026). Jenazah tersebut ditemukan di bodi kapal pinisi Putri Sakinah yang terdampar di perairan Pantai Pede, Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo.
Penemuan jenazah pertama kali dilaporkan oleh nelayan yang sedang memancing di sekitar lokasi. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada tim SAR gabungan untuk dilakukan evakuasi.
Demikian disampaikan Kepala Kantor Basarnas Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, di Posko Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Selasa (6/1/2026). “Informasi penemuan disampaikan oleh nelayan yang menemukan satu korban bersama bodi kapal,” katanya.
Jenazah selanjutnya dievakuasi ke Labuan Bajo dan dibawa ke RSUD Komodo untuk menjalani proses identifikasi oleh tim forensik Inafis Polri. Hingga kini, Basarnas belum bisa memastikan identitas, jenis kelamin, maupun pakaian yang dikenakan korban.
“Kondisi jenazah mengalami pembengkakan sehingga belum bisa dikenali ciri-ciri fisiknya. Jenazah langsung dimasukkan ke dalam kantong jenazah sejak ditemukan,” kata Fathur.
Berdasarkan data Basarnas, jenazah ditemukan pada jarak sekitar 7,48 nautical mile atau sekitar 14 kilometer dari lokasi awal tenggelamnya kapal. Diketahui, sebelumnya KM Putri Sakinah tenggelam di perairan Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Jumat (26/12/2025) malam.
“Jarak penemuan sekitar 7,48 nautical mile dari lokasi kejadian awal,” ucap Fathur. Saat ini, masih ada dua putra Fernando yang sebelumnya dinyatakan hilang, masing-masing berusia 9 dan 10 tahun.
Penemuan ini menjadi jenazah ketiga yang berhasil ditemukan tim SAR gabungan selama 12 hari operasi pencarian. Jika hasil identifikasi memastikan jenazah yang ditemukan merupakan salah satu putra Fernando, maka tersisa satu anak lagi yang masih dalam pencarian.
Basarnas menyatakan informasi lengkap terkait identitas jenazah terbaru akan disampaikan kemudian. Tepatnya, setelah hasil pemeriksaan resmi dari tim Inafis Polres Manggarai Barat diterima.
Sebelumnya, tim SAR telah menemukan jenazah Fernando serta putrinya yang berusia 12 tahun. Jenazah Fernando ditemukan mengapung di perairan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, pada Minggu (4/1), tak jauh dari lokasi kapal tenggelam.
Sementara jenazah putrinya ditemukan lebih dahulu, yakni pada 29 Desember 2025 di perairan Pulau Serai. Kemudian, jenazah dibawa ke Bali pada 31 Desember 2025.
Dalam insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah tersebut, Fernando dan tiga anaknya menjadi korban. Sementara itu, istri Fernando serta putri bungsunya yang berusia 7 tahun selamat dari kecelakaan laut yang terjadi sehari setelah Natal itu.

