Manchester,-Manchester United gagal naik ke posisi empat klasemen setelah bermain imbang melawan Wolves di Old Trafford, Rabu (31/12/2025). Hasil tersebut memicu kritik terhadap taktik Pelatih MU, Ruben Amorim, termasuk dari mantan pemain sekaligus komentator, Gary Neville.
MU menjadi tim pertama yang kehilangan poin saat melawan Wolves, yang mencatatkan sebelas kekalahan beruntun sejak Oktober lalu. Neville menilai keputusan Amorim untuk kembali memainkan tiga bek menjadi penyebab menurunnya performa Setan Merah.
“Penampilan itu yang terburuk dari yang terburuk, mereka tidak hanya dicemooh saat laga berakhir. Para suporter tetap bertahan di stadion untuk melanjutkan cemoohan,” ujar Neville dalam podcast bersama Sky Sports.
MU tampil datar sejak awal, namun sempat unggul lewat gol Joshua Zirkzee. Wolves lalu menyamakan skor sebelum jeda melalui sundulan Ladislav Krejci.
Neville mengaku terkejut Amorim tidak mempertahankan formasi empat bek seperti saat meraih kemenangan atas Newcastle akhir pekan lalu. Sementara itu, perubahan pemain hanya dilakukan dengan memasukkan Zirkzee untuk menggantikan Mason Mount yang cedera.
“Mereka justru mundur ke belakang, saya tidak sepenuhnya yakin mengapa mereka melakukan perubahan. Wolves kemungkinan tampil lebih baik,” ujar Neville saat mengomentari jalannya pertandingan.
Saat pertandingan baru berjalan 20 menit, Neville menilai strategi yang diterapkan Amorim tidak benar. Saya sudah cukup lama menonton United untuk tahu mana yang tepat dan tidak,” kata Neville.
Ia bahkan semakin tidak terkesan, saat Wolves hampir meraih kemenangan pertama sebelum digagalkan dua penyelamatan gemilang Senne Lammens. Menurut Neville, formasi Amorim menjadi penyebab penurunan performa dan mempertanyakan keengganannya mengubah sistem karena tekanan media.
“Ia tidak perlu mengatakan ‘saya tidak berubah karena media’ karena itu berarti media ada di kepalanya. Alasan ia harus mengubahnya karena level permainan dengan formasi 3-4-3 sangat buruk dan hasilnya juga mengecewakan,” ujar Neville.
Sementara itu, dalam konferensi pers pasca pertandingan, Amorim menyebut ia hanya butuh pemain lengkap untuk menjadi tim kuat. MU kehilangan Mount dan Bruno Fernandes akibat cedera, serta beberapa pemain inti yang bermain di Piala Afrika.
“Namun saya sangat yakin, ketika seluruh pemain kembali, kami akan menjadi tim yang kuat. Tidak ada keraguan dalam pikiran saya,” ujar Amorim dengan penuh keyakinan.

