By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Daerah Dengan Harga Beras di Bawah HET Jangan Diintervensi
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Daerah Dengan Harga Beras di Bawah HET Jangan Diintervensi

berita
berita Published November 13, 2025
Share
SHARE

Jakarta,-Badan Pangan Nasional (Bapanas) meminta, daerah dengan harga beras di bawah harga eceran tertinggi (HET) tidak diintervensi. Langkah ini, dilakukan untuk menjaga keseimbangan pasar dan melindungi pedagang kecil.

Pernyataan itu, diungkapkan Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa. Ia mengatakan, menjaga harga beras di bawah HET bukan hal mudah.

“Kalau di bawah HET jangan diganggu, karena menjaga harga tetap di situ sudah berat. Pengawasan akan difokuskan pada wilayah yang harga berasnya di atas HET,” kata Astawa seperti dikutip dari YouTube Kemendagri, Rabu (12/11/2025).

Astawa meminta, Badan Pusat Statistik (BPS) berbagi data terkait perkembangan harga beras di seluruh daerah. Sehingga, beberapa daerah yang harganya melebihi HET akan menjadi prioritas pengawasan Satuan Tugas Pengendalian Harga Beras.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, rata-rata harga beras medium secara nasional terus menurun. Kondisi serupa, juga dialami gitu harga beras premium. 

“Saat ini harga beras medium tercatat Rp14.294 per kilogram. Sedangkan premium Rp16.089 per kilogram,” kata Amalia.

Namun, kata Amalia, masih ada sekitar 50 kabupaten dan kota yang mengalami kenaikan harga beras. Kenaikan tertinggi terjadi di Kabupaten Tambrauw, Dogiyai, Mojokerto, Sumba Barat, dan Banjarnegara.

“Beberapa kabupaten, kota yang mengalami kenaikan harga beras itu saat ini jumlahnya ada sekitar 50. Paling tinggi ada di Kabupaten Tambrauw, Dogiyai, Mojokerto, Sumba Barat, Banjarnegara, ini yang mengalami kenaikan IPH,” ucap Amalia.

You Might Also Like

Museum Pusaka Nias Harus Menjadi Destinasi Wisata Sejarah Kelas Dunia

Pemerintah Siapkan Aturan Baru Permudah Syarat Alas Hak Calon Penerima BSPS

Ekonomi Masyarakat Nias Utara Terdongkrak dari Rumput Laut,Wagub Surya Dorong Hilirisasi

Kisah Chaidir Saleh, Beri “Sentuhan” Manisnya Melon Premium untuk Petani Milenial

BGN Sisir Ulang 62,7 Juta Penerima MBG

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita November 13, 2025 November 13, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article ‘Bobibos’ Inovasi Energi Limbah Jerami
Next Article Piala Dunia 2026 Jadi yang Terakhir untuk Ronaldo
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Dua Titik Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba di Desa Bubun Dimusnahkan
HOME KRIMINAL NASIONAL
Polres Tapteng Salurkan Paket Sembako untuk Warga Hutanabolon
HOME KRIMINAL
Museum Pusaka Nias Harus Menjadi Destinasi Wisata Sejarah Kelas Dunia
EKONOMI
Tak Perlu Berobat Keluar Pulau, Pemprov Sumut Perkuat RSUD dr Thomsen Nias
Medan
- Advertisement -
July 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?