By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Komisi II Kecewa Masalah Klinik Lulu dan Jesica Tidak Diselesaikan Secara Keleluargaan
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Komisi II Kecewa Masalah Klinik Lulu dan Jesica Tidak Diselesaikan Secara Keleluargaan

berita
berita Published October 6, 2025
Share
SHARE

Medan,-Ketua Komisi II DPRD Medan Kasman Bin Marasakti Lubis merasa kecewa karena persoalan antara Klinik Lulu dengan salah satu pasiennya, Jesica Pardede, tidak selesai dengan cara kekeluargaan. Bahkan kedua belah pihak mengabaikan rekomendasi Komisi II DPRD Medan.

“Hasil rapat dengar pendapat kemarin (Selasa, 23 September 2025, red) kita rekomendasikan mereka damai secara kekeluargaan. Harusnya rekomendasi itu dilaksanakan karena mereka, sama-sama diwakili pengacara memang, sepakat untuk berdamai,” kata Kasman Bin Marasakti Lubis dihubungi, Senin (6/10/2025) petang.

Politisi PKS ini juga meminta dinas terkait akar mengawasi aktivitas klinik kecantikan di Jalan Alfalah itu. Sebab, klinik tersebut masih beroperasi, padahal masalah dengan pasiennya atas nama Jesica belum diselesaikan.

“Menutup membuka operasional klinik itu bukan tugas kami Komisi II. Saat RDP kemarin, Dinas Kesehatan, Dinas PTSP (perizinan) dan instansi terkait lainnya, juga meminta Klinik Lulu berhenti beroperasi sampai masalah dengan Jesica tuntas. Mereka harusnya tegas mengawasi aktivitas klinik itu,” ungkap Kasman.

Kasman mengaku, Komisi II DPRD Medan berencana akan kembali memanggil kedua belah pihak dan instansi terkait untuk mengelar rapat dengar pendapat yang kedua. “Karena belum selesai, kami berencana memanggil kembali untuk RDP kedua,” ujar Kasman.

Ditemui terpisah, David Roni Ganda Sinaga, suami Jesica Pardede, mengaku kecewa karena Pemerintah Kota (Pemko) Medan terkesan membiarkan Klinik Lulu tetap beroperasi. Padahal, sejak kejadian yang dialami istrinya, terungkap bahwa izin klinik tersebut penuh dengan masalah.

“Siapa yang tidak kecewa. Istri datang ke klinik itu untuk mempercantik diri, tapi pulang dari situ kulitnya jadi terbakar. Pihak Klinik Lulu juga seperti tidak mau bertanggung jawab atas kelalayan mereka,” ujar David.

Sementara Penangungjawab Klinik Lulu dr Roy Bangun saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, mengakui kliniknya tetap beroperasi seperti biasa. Sebab, izinnya ada dan masih aktif sampai tahun 2028.

“Izin Klinik kan memang ada dan masih hidup sampai tahun 2028. Hanya dokter penanggung jawabnya yang tiba tiba mengundurkan diri sebelum izin klinik habis masa waktunya,” kata dr Roy Bangun.

Selaku dokter penanggung jawab klinik yang baru, Roy Bangun menegaskan siap bertanggung jawab mengobati Jesica sampai sembuh. Tapi bila diminta ganti rugi sebesar Rp 1 M (Miliar) , Roy Bangun mengaku tidak sanggup.

“Saya selaku dokter penanggung jawab yang baru siap bertanggung jawab mengobati Jesica, istri David Roni Sinaga, sampai sembuh. Tapi selagi damai tetap di angka Rp 1 M tidak akan bisa saya penuhi. Kalau tanggung jawab ya saya pasti akan bertanggungjawab,” tandas Roy Bangun.

Diberitan sebelumnya, Komisi II DPRD Medan mengelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait masalah Klinik Lulu dengan Jesica Pardede di ruang rapat Komisi II DPRD Medan pada Selasa, 23 September 2025. Hasil RDP itu, Klinik Lulu diminta berhenti beroperasi sampai persoalan dengan salah satu pasiennya, Jesica, selesai secara kekeluargaan.

“Untuk sementara waktu kita minta Klinik Luluh tidak beroperasi sampai persoalan dengan pasien atas nama Jesica selesai. Kami beri waktu satu minggu untuk menyelesaikan peroalan itu dengan cara kekeluargaan,” kata Ketua Komisi II DPRD Medan Kasman Bin Marasakti Lubis saat memimpin RDP tersebut.

Dalam RDP tersebut pimpinan dan semua anggota Komisi II DPRD Medan yang hadir menyarankan agar persoalan antara Jesika dengan Klinik Luluh diselesaikan secara kekeluargaan. Bahkan para penesehat hukum (PH) atau pengacara kedua belah pihak diminta segera bekerja mendamaikan persoalan itu.

“PH PH kerjalah dulu kalian, selesaikan malah ini secara damai. Jangan kalian tambah kerjaan kami disini, masih bayak urusan rakyat yang harus kami urus. Kami beri waktu satu minggu,” ujar Anggota Komisi II DPRD Medan Binsar Simarmata.

You Might Also Like

Selamat & Sukses Musyawarah & Pelantikan Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Se-Medan Labuhan

Hari Keenam Ops Patuh Toba 2026, Polda Sumut Padukan Penindakan dan Edukasi Keselamatan

Wali Kota Medan Blusukan Malam Minggu di Amplas, Serap Aspirasi Warga dari Persoalan Banjir Hingga Lampu Jalan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 22 Koli Balpres dari Malaysia, Nilainya Rp62 Juta

Airin Rico Waas: Lomba Mewarnai Wadah Anak Kembangkan Kreativitas dan Tanamkan Nilai Persatuan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita October 9, 2025 October 6, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Perayaan HUT ke-80 TNI,Gubernur Sumut Bobby Nasution Sebut TNI Berkontribusi Besar Jaga Kondusivitas
Next Article Komisi IV DPRD Medan Rekomendasikan Segel Bangunan di Sari Rejo dan Silalas
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Selamat & Sukses Musyawarah & Pelantikan Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Se-Medan Labuhan
HOME Medan POLITIK
Hari Keenam Ops Patuh Toba 2026, Polda Sumut Padukan Penindakan dan Edukasi Keselamatan
HOME KRIMINAL Medan
Wali Kota Medan Blusukan Malam Minggu di Amplas, Serap Aspirasi Warga dari Persoalan Banjir Hingga Lampu Jalan
Medan
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 22 Koli Balpres dari Malaysia, Nilainya Rp62 Juta
Medan
- Advertisement -
November 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
« Oct    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?