Deli Serdang,-Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengajak masyarakat Kabupaten Deli Serdang secara optimal memanfaatkan berbagai program prioritas pemerintah. Beberapa program tersebut, seperti Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
“Tadi [saya lihat] sudah ada sekolah rakyat. Saya mohon juga program-program lain seperti cek kesehatan gratis, ini mohon bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga,” kata Wapres saat menghadiri Musyawarah Pelayanan Mamre Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Retreat Centre GBKP, Desa Sukamamur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (28/8/2025).
Wapres menekankan, masyarakat tidak perlu menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan. Menurutnya, pemeriksaan rutin penting dilakukan sejak usia produktif agar potensi penyakit dapat diketahui lebih cepat dan dapat diobati.
“Bisa dimanfaatkan pada saat ulang tahun,” ucapnya. “Jadi Bapak/Ibu bisa datang ke Puskesmas, cek jantung, cek darah, cek gigi, mata, semuanya gratis”.
“Jadi jangan menunggu sakit dulu baru ke Puskesmas atau rumah sakit,” ujarnya. “Justru pada saat masih muda, masih umur-umur segini harus lebih sering cek”.
Ia pun mengingatkan masyarakat dapat menggunakan fasilitas kesehatan milik pemerintah yang telah menyediakan layanan pemeriksaan dasar tanpa biaya. “Saya yakin di sini juga sudah ada yang menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS), mohon dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.
Wapres juga menekankan pentingnya sektor pertanian yang juga menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia meminta pemerintah daerah aktif mengawal distribusi pupuk, serta memantau harga hasil pertanian di lapangan agar tidak merugikan petani.
“Pak Presiden punya concern yang sangat besar di bidang pertanian, mohon untuk harga-harga di lapangan, mohon selalu dicek. Distribusi pupuk mohon selalu dimonitor, jangan sampai nanti harga-harga di pasaran tinggi,” katanya.
Wapres menambahkan, jika terdapat kendala di lapangan, pemerintah daerah harus melaporkan kepada pemerintah pusat. Hal ini agar kementerian terkait dapat melakukan intervensi.
“Kemarin saya baru saja pulang dari Kalimantan, yang tinggi Minyakita, ini mohon segera ditindaklanjuti. Ada apa-apa bisa dilaporkan dengan kami, nanti dari kementerian terkait akan melakukan intervensi juga,” katanya.

