By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Bobby Nasution Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Bobby Nasution Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Editor
Editor Published July 19, 2025
Share
SHARE

Medan,-Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, menyampaikan masih rendahnya akses pembiayaan dan pemanfaatan teknologi di kalangan pelaku UMKM di Sumut. Hal itu disampaikannya saat membuka acara Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) di Tiara Convention Centre, Medan, Jumat (18/7/2025).

“Baru sekitar 7,7 persen pelaku UMKM yang bisa mengakses pembiayaan. Penggunaan teknologi juga masih sangat rendah, hanya 19 persen yang memanfaatkan teknologi dalam usahanya, dan cuma 3 persen yang sudah terhubung dengan ekosistem digital. Angka ini masih sangat rendah,” kata Bobby.

Ia juga menyoroti partisipasi generasi muda dalam dunia kewirausahaan di Sumut yang masih minim, hanya 0,08 persen. “Ini angka yang sangat kecil. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi inisiatif dan dukungan Bank Indonesia, khususnya BI Sumut, dalam mengembangkan sektor UMKM melalui kegiatan seperti KKSU,” ujarnya.

Bobby mengungkapkan bahwa pembinaan UMKM harus dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan, mulai dari daerah hingga tingkat nasional. Ia juga menyampaikan bahwa pelaku UMKM binaan KKSU akan mendapat kesempatan untuk tampil di ajang nasional, bahkan internasional seperti di Yogyakarta dan negara-negara tujuan ekspor.

“Kita harus bisa menyelesaikan berbagai persoalan mendasar UMKM. Tadi saya sebutkan tiga hal utama: akses pembiayaan, pemanfaatan teknologi, dan keterlibatan generasi muda. Ini menjadi tantangan bersama yang bukan hanya dialami di Sumut, tapi juga di banyak daerah lain di Indonesia,” ucap Bobby.

Ia kemudian mencontohkan realita di lapangan yang sering ditemuinya, khususnya di kalangan ibu-ibu pelaku UMKM yang menjalankan usaha warung. Meski warung tersebut mampu bertahan lebih dari tiga tahun, bahkan melewati masa pandemi, namun karena pencatatan keuangan yang masih bercampur dengan keuangan rumah tangga, mereka kerap dianggap tidak layak mendapatkan pembiayaan.

“Ini menjadi catatan penting. Banyak pelaku UMKM yang sebenarnya usahanya berjalan baik, tapi ketika dinilai lembaga keuangan, seolah tidak layak karena uang usaha bercampur dengan uang pribadi. Di sinilah pentingnya literasi keuangan,” jelasnya.

Menurut Bobby, literasi keuangan, pemahaman teknologi, serta pendekatan berbasis gender dan usia harus diberikan sesuai karakteristik masing-masing kelompok pelaku usaha.

“Alhamdulillah, saya lihat hari ini banyak pelaku UMKM Sumut yang sudah mampu menembus pasar internasional. Ada yang sudah ekspor ke Belanda, kini akan ke Malaysia. Ini bukti bahwa kalau dibina dengan baik, UMKM kita bisa naik kelas dan go global,” katanya bangga.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong produk lokal masuk ke pasar global. “Produk kita luar biasa. Jangan hanya berpikir lokal ke nasional, tapi bisa langsung dari lokal ke global,” ujar Bobby.

Ia juga menyinggung potensi produk-produk khas Sumut, termasuk makanan tradisional hingga produk halal seperti pakan ternak, yang bisa menembus pasar negara-negara seperti Korea Selatan. “Dengan kerja sama yang baik, ini bisa menjadi peluang tukar-menukar produk antara negara, dan membuka jalan bagi UMKM kita menembus pasar yang sebelumnya sulit dijangkau,” tutupnya.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM yang berkelanjutan dan berdaya saing tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi lintas sektor agar UMKM benar-benar naik kelas.

“Berkelanjutan dan berdaya saing itu tidak mudah. Tidak bisa hanya menjadi PR-nya pemerintah pusat, pemerintah daerah, BI, OJK, atau akademisi saja. Ini harus dikeroyok bersama-sama, karena menyangkut 97 persen tenaga kerja Indonesia yang jumlahnya ratusan juta,” kata Destry saat menghadiri Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2025 di Tiara Convention Centre, Medan, Jumat (18/7/2025).

Menurut Destry, kolaborasi menjadi kunci dalam mendorong UMKM agar mampu bersaing di pasar domestik maupun global. Ia menjelaskan bahwa BI memiliki kebijakan khusus untuk mendukung UMKM secara menyeluruh, mulai dari pendampingan hingga fasilitasi pembiayaan.

“Di 46 kantor perwakilan kami, BI membina UMKM secara end-to-end. Mulai dari pelatihan pemahaman bisnis, peningkatan kapasitas melalui capacity building, hingga mendatangkan desainer dan pelatih profesional agar produk mereka memiliki nilai tambah,” ujarnya.

Selain pelatihan dan pendampingan, BI juga memberikan bantuan teknis seperti pemintalan bahan untuk produk wastra, namun tetap dengan prinsip kehati-hatian dan seleksi ketat. “Bantuan diberikan tentu dengan hitungan yang jelas. Tidak bisa serta-merta, harus terbukti dulu potensinya,” tegas Destry.

Di sisi lain, BI juga mendorong sektor perbankan agar lebih aktif menyalurkan kredit kepada UMKM melalui skema insentif makroprudensial.

“Kita keluarkan yang namanya kredit likuiditas makroprudensial, di mana UMKM masuk sektor prioritas. Bank yang menyalurkan kredit ke UMKM mendapatkan relaksasi. Misalnya, tidak perlu menempatkan dana full 9 persen di Giro Wajib Minimum, bisa turun ke 8, 7, bahkan 5 persen,” jelasnya.

Destry berharap dengan kolaborasi dan kebijakan afirmatif seperti itu, UMKM Indonesia semakin kuat dan mampu bersaing di kancah global.

You Might Also Like

Gubernur Bobby Bersama Wapres Tinjau Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo, Pastikan Pemulihan Kesehatan

Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober

Wapres RI Gibran Kunjungan Kerja ke Tanah Karo

Pemprov Sumut dan DPRD Sepakati Perubahan APBD 2026, Bobby Nasution Tekankan Eksekusi Cepat

Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor July 19, 2025 July 19, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Cegah Kebocoran dan Tingkatkan PAD, Rico Waas Tegaskan Validasi Objek Pajak Harus Sesuai dan Tepat
Next Article Rico Waas Tegaskan Puskesmas Wajib Bantu Warga yang Tidak Bisa Daftar Berobat Melalui JKN
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Gubernur Bobby Bersama Wapres Tinjau Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo, Pastikan Pemulihan Kesehatan
Medan
Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober
Medan
Wapres RI Gibran Kunjungan Kerja ke Tanah Karo
Medan
Laka di Tol Kembali Terjadi, Minibus Hiace Hantam Truk di Tol Medan–Tebing Tinggi, Tiga Penumpang Luka-Luka
KRIMINAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?