By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Masyarakat Indonesia Kecewa dengan Sanksi FIFA
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
OLAHRAGA

Masyarakat Indonesia Kecewa dengan Sanksi FIFA

Editor
Editor Published May 13, 2025
Share
SHARE

Jakarta,- Masyarakat menyayangkan Indonesia mendapatkan hukuman dari federasi sepak bola dunia (FIFA) pada gelaran piala dunia 2026. Apalagi hukuman tersebut satu diantaranya adalah pengurangan jumlah penonton yang sangat dibutuhkan dukungannya oleh Timnas Indonesia.

Indonesia mendapat dua hukuman dari FIFA terkait insiden di laga Timnas Indonesia vs Bahrain, 25 Maret lalu. PSSI sudah mendapat surat resmi dari FIFA, Sabtu (10/5), terkait hukuman untuk Indonesia. 

Dalam surat tersebut, FIFA menyatakan Indonesia dinyatakan bersalah setelah suporter melakukan tindakan diskriminatif pada laga melawan Bahrain. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga dalam keterangan resmi Minggu (11/5), menyatakan PSSI mendapat hukuman dari FIFA terkait insiden pada menit ke-80 laga Indonesia vs Bahrain.

Sabduri dari Lombok, NTB, mengatakan harusnya ini menjadi evaluasi bagi PSSI dan suporter Indonesia. Apapun bentuknya tindakan diskriminati atau ujaran kebencian dalam sepak bola tidak dibenarkan.

“Harusnya para suporter ini sadar bahwa mereka juga mewakili bagaimana gambaran masyarakat kita. Kalau mereka bertindak tak terpuji seperti itu, sama saja dengan mencoreng wajah bangsa,” katanya dalam interaksi dengan RRI Pro 3, Senin (12/5/2025).

“Apakah mereka tidak berpikir bahwa hal-hal tak terpuji seperti itu tak boleh dilakukan di olah raga, seperti sepak bola. Harusnya suporter kita juga tahu FIFA punya aturan ketat soal itu dan ada ancaman hukumannya.”

Sementara, Darsono dari Ciputat, Tanggerang Selatan, juga menyayangkan hal seperti ini terjadi. Menurutnya, hukuman FIFA tersebut merugikan Timnas Indonesia yang akan menghadapi Tiongkok pada laga kandang.

“Pengurangan jumlah suporter di stadion otomatis akan mengurangi dukungan langsung bagi Timnas. Padahal dukungan suporter langsung di lapangan sangat berarti bagi Timnas Indonesia,” ujarnya.

Upi dari Bone, Sulawesi Selatan, mendesak PSSI juga memberikan hukuman kepada suporter yang melakukan tindakan tak terpuji tersebut. Hal ini, sebutnya, untuk memberikan efek jera bagi suporter yang tidak terpuji seperti itu.

“PSSI bisa berkordinasi dengan organisasi suporter dalam mengindetifikasi pelakunya dan sanksinya. Ini juga harus menjadi evaluasi dari PSSI bagaimana melakukan pembinaan terhadap para suporter Timnas,” katanya pada kesempatan sama.

Saat laga Indonesia vs Bahrain, sekitar 200-300 suporter Indonesia dianggap meneriakkan slogan xenophobia atau ujaran kebencian terhadap Bahrain. Atas pelanggaran itu, Indonesia mendapat dua hukuman dari FIFA.

Pertama, PSSI didenda hampir setengah miliar rupiah, atau sekitar Rp400 juta lebih. Sementara hukuman kedua, PSSI diharuskan mengurangi jumlah penonton hingga 15 persen pada laga kandang Timnas Indonesia berikutnya.

Laga kandang Timnas Indonesia selanjutnya adalah saat menjamu Tiongkok di Stadion GBK. Pertandingan tersebut akan berlangsung pada  5 Juni mendatang pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Namun, Arya mengatakan FIFA tetap memberi kesempatan laga Indonesia vs China disaksikan penonton secara penuh. Dengan syarat, kuota 15 persen penonton itu diberikan kepada komunitas anti-diskriminasi atau diberikan kepada komunitas khusus dengan memasang spanduk anti-diskriminasi.

You Might Also Like

Ini Daftar Nominasi Ballon d’Or 2026, Tak Ada CR7

Drama 9 Gol Piala Liga di Stamford, Chelsea Lolos ke Babak Berikutnya

Wali Kota Medan Apresiasi Gelaran Mini Soccer Medan Lawyer FC Cup III, Dorong Silaturahmi dan Kedekatan Lawyer Dengan Masyarakat

Maresca Gunakan Musik Dalam Setiap Latihan City

Kalah Dari Madrid, Chivu Tetap Bangga Dengan Permainan Inter Milan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor May 13, 2025 May 13, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Tundukan Roma, Atalanta Amankan Tiket Liga Champion
Next Article BNN : Pesisir dan Perbatasan Indonesia Rentan Peredaran Narkoba
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Wow !!! Ayam Potong Mahal Rp45rb/Kg, Warga Buru Ayam Merah Rp32 Rb /Ekor
EKONOMI HOME Medan NASIONAL
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya
NASIONAL
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Kuala, 2 Pelaku Ditangkap
HOME KRIMINAL
Maulid di Masjid Al Falah Jalan Tirta Deli Dusun II Tanjung Morawa “Islam Mengharamkan Pacaran”
HOME Medan PENDIDIKAN
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?