Jakarta,-Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra tahap I sepanjang hampir 1.000 km ditargetkan akan rampung pada 2024 ini. Adapun pengerjaan proyek Jalan Tol Trans Sumatra tahap I sepanjang 965 km target tuntas pada akhir 2024.
PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola jalan tol menyebut, saat ini progres pengerjaannya sudah melebihi 90 persen. Wakil Direktur PT Hutama Karya Aloysius Kiik mengatakan, pembangunan tol Sumatra tersebut ditargetkan selesai akhir 2024.
“Itu sekitar hampir 1.000 km. Progresnya 92 persen, (tuntas) tahun ini, akhir Desember,” katanya, Rabu (8/5/2024).
Hal yang sama disampaikan Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. Ia menyebut, membuat banyak orang yang ke Sumatra dari Jawa kini tak lagi menjadikan transportasi udara sebagai pilihan utama.
Ia mengungkapkan, hal itu terlihat dari kepadatan dan kemacetan yang kerap terjadi di Pelabuhan Merak. Menurut dia, kejadian itu tidak lepas dari tersambungnya Jalan Tol Trans Sumatra untuk beberapa ruas.
Kini Jalan Tol Trans Sumatra sudah terhubung sampai Jambi. “Karena jalan tolnya sudah terhubung, orang sekarang pilih mudik itu sudah lewat mobil, ngapain lagi naik pesawat,” kata Arya.
Arya menilai, kemacetan parah saat mudik di Merak bakal semakin parah jika akses menuju pelabuhan penyeberangan tersebut tidak ditata dengan baik. “Makannya tahun depan Merak kalau enggak ditata dengan rapi pasti akan lebih macet lagi, udah pasti,” ucapnya.
“Orang enggak pernah terbayangkan 1.000 km bikin jalan tol, mimpi itu, dulu jawa aja. Ini Pak Jokowi bisa cepet bikinnya, Jawa beres, Sumatra udah 1.000 (km),” kata Arya melanjutkan.
Merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42 Tahun 2024, proyek Jalan Tol Trans Sumatera tahap I terdiri dari 14 ruas. Antara lain, ruas Jalan Tol Medan-Binjai, Tol Palembang-Simpang Indralaya, Tol Pekanbaru-Dumai, Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.
Kemudian, ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Tol Pematang Panggang-Kayu Agung, Tol Kisaran-Indrapura. Berikutnya Tol Kuala Tanjung-Indrapura-Tebing Tinggi-Pematang Siantar (bagian dari ruas Jalan Tol Kuala Tanjung-Indrapura-Tebing Tinggi-Parapat).
Lalu, ruas Tol Binjai-Pangkalan Brandan (bagian dari ruas Jalan Tol Binjai-Langsa), Tol Sigli-Banda Aceh. Selanjutnya Tol Simpang Indralaya-Prabumulih (bagian dari ruas Jalan Tol Simpang Indralaya-Muara Enim).
Lalu Tol Taba Penanjung-Bengkulu (bagian dari ruas Jalan Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu), Tol Sicincin-Padang (bagian dari ruas Jalan Tol Pekanbaru-Padang). Terakhir Tol Pekanbaru-Bangkinang-Kampar (bagian dari ruas Jalan Tol Pekanbaru-Padang).

