By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: 300 Ribu Penerima Bansos Bermasalah
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

300 Ribu Penerima Bansos Bermasalah

Editor
Editor Published June 25, 2025
Share
SHARE

Jakarta,-Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, jumlah gagal transfer bantuan sosial terus menurun secara signifikan. Saat ini, penerima bansos yang bermasalah tinggal sekitar 300 ribu orang.

Angka ini turun jauh dari sebelumnya yang mencapai 1,3 juta penerima. Penurunan ini merupakan hasil evaluasi dan pemutakhiran data secara intensif.

“Sudah berkurang terus. Sekarang tinggal sekitar 300.000-an lebih, dari 1,3 juta,” kata Mensos di Jakarta, Selasa (24/6/2025).

Ia menyebut perbaikan data dilakukan melalui kerja sama lintas lembaga terkait. Langkah ini untuk memastikan bansos diterima mereka yang benar-benar berhak.

Mensos juga akan memperkuat koordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Tujuannya agar data penerima bansos semakin akurat dan tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan bantuan diterima oleh yang benar-benar berhak,” kata pria yang akrab disapa Gus Ipul ini. 

Koordinasi dengan PPATK telah dimulai secara informal, dan akan dilanjutkan secara lebih resmi.

Mensos mengatakan bahwa dirinya telah meminta arahan Presiden untuk memperkuat langkah ini. Ia juga melaporkan rencana koordinasi itu langsung kepada Presiden.

Gus Ipul juga mengajak masyarakat turut menjaga ketepatan sasaran penerima bansos. Salah satunya, dengan jujur menyatakan jika merasa tak lagi layak menerima.

“Kami harap ada kesadaran dari masyarakat. Bagi yang sudah mandiri, disarankan menyampaikan secara sukarela,” ujar Mensos.

You Might Also Like

Gubernur Bobby Usulkan 4 Skema Satukan Potensi Ekonomi 10 Provinsi se-Sumatera

Bobby Nasution Tekankan Penguatan Ekonomi di Forum Gubernur IMT-GT ke-32

Gubernur Bobby Optimis Kerja Sama Kesehatan dengan Korea Selatan Beri Manfaat Nyata

Bulog Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP hingga Maret 2027

Rico Waas Luncurkan E-Loket, Perkuat Transparansi dan Kepatuhan Pajak

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor June 25, 2025 June 25, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Kemlu : 380 WNI Segera Dievakuasi dari Iran
Next Article Bandara Kualanamu Medan Operasikan Puluhan Autogate
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Gubernur Bobby Usulkan 4 Skema Satukan Potensi Ekonomi 10 Provinsi se-Sumatera
EKONOMI
Mendagri Apresiasi Inisiatif Bobby Satukan 10 Gubernur se-Sumatera Perkuat Kolaborasi Pembangunan
Medan
IMT-GT Kembali ‘Menyala’, RE Nainggolan Apresiasi Kepemimpinan Bobby Nasution
Medan
Bobby Nasution Tekankan Penguatan Ekonomi di Forum Gubernur IMT-GT ke-32
EKONOMI
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?