By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Warga Komplain Akses Gang Ditutup, Komisi 4 DPRD Medan Minta Camat Sunggal Segera Lakukan Mediasi
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Warga Komplain Akses Gang Ditutup, Komisi 4 DPRD Medan Minta Camat Sunggal Segera Lakukan Mediasi

Editor
Editor Published July 15, 2025
Share
SHARE

Medan,-Komisi 4 DPRD Kota Medan meminta agar Camat Sunggal dapat segera melakukan mediasi terkait dengan penutup akses Gang Melati 3 di Jln Amal, Sunggal, Medan Sunggal.

Hal tersebut disampaikan, Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, Senin (14/7/2025) saat meninjau akses gang yang ditutup dengan mengunakan pagar.

Ia turut didampinggi anggota Komisi 4 DPRD Medan ; Jusup Ginting Suka, dan Edwin Sugesti dan Datuk Iskandar Muda.

Turut hadir saat itu Camat Sunggal, Irfan Abdillah, Lurah Sunggal, Siti Anirsyah dan Irfan dari Satpol PP Kota Medan. Dihadapan pihak Komisi 4 DPRD Medan, warga merasa keberatan akses jalan dilingkungannya ditutup.

” Jadi ini awalnya akses jalan warga yang tembus ke Jln Perwira, tapi dipagar secara permanen oleh warga disini ( gang ini) karena tidak menerima akses masuknya mobil ke dalam kompleks dibatasi.Sementara pihak kompleks sudah membuat pagar terlebih dahulu yang dapat dibuka ,” kata sejumlah warga.

Safri mewakili warga mengatakan bahwa persoalan tersebut sudah lama terjadi dan pernah dilakukan mediasi, tapi tidak ada keputusan apa pun.

” Awalnya pagar hijau milik kompleks itu sudah berdiri terlebih dahulu, tapi ada warga disini memiliki usaha sering keluar masuk mobil sehingga membuat pihak kompleks keberatan.Ya, akhirnya terdapat dua pagar ,” ucap Safri seraya mengatakan bahwa pihak kompleks memberikan akses keluar masuk warga dari pukul 06.00 Wib- 22.00 Wib.

” Tapi sejak ada dua pagar ini kami warga tidak bisa apa.Dan otomatis harus keluar ke Jalan Amal ,” ucapnya.

Sedangkan, anggota Komisi 4 DPRD Medan, Datuk Iskandar Muda mengatakan bahwa jalur ke kompleks tersebut sangat dekat untuk menuju sejumlah jalan termasuk masjid.

” Saya pernah tinggal disini, dari kompleks inilah jalur yang dekat kemana pun, termasuk masjid.Tapi, terkait dengan persoalan adanya dua pagar pembatas ini harus dilakukan mediasi ,” katanya.

Lurah Sunggal, Siti Anirsyah mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan mediasi kedua belah pihak, tapi tidak membuah hasil apa pun.

” Mediasi kami lakukan tahun 2024, tapi tidak ada keputusan apa pun ,” katanya.

Menyingkapi akan hal ini, Ketua Komisi 4 DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak memintas pihak Kecamatan agar segera mengambil sikap.

” Disini kita tidak mencari siapa yang salaj siapa yang benar.Tapi, faktanya ini gang telah dibangun oleh Pemko Medan jelas ini akses jalan umum, segera Satpol PP mengambil tindakan bila nantinya mediasi yang dilakukan Camat tidak membuah hasil apa pun.Jangan ada negara dalam negara ,” tegasnya yang meminta Camat memanggil kedua belah pihak yang bersteru.

Camat Medan Sunggal, Irfan Abdillah yang hadir saat itu mengatakan akan menindak lanjuti hal tersebut.

” Besok ( hari ini, red) saya akan panggil kedua belah pihak agar persoalan ini tidak berlarut-larut.Dan hasil keputusan rapat yang kami lakukan segera kami sampaikan hasilnya , ” ucapnya.

You Might Also Like

Tauran Berujung Penjarahan dan Pengerusakan Resahkan Warga Sicanang Belawan, Kinerja Polres Pelabuhan Belawan Dipertanyakan

Kayu Sisa Banjir dan Longsor Sumatera Jadi Bangunan Huntara

Relawan KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis SH MH Salurkan Sedekah Jumat, Kunjungi Sifa Bocah Viral dan Warga Duafa

Pasca Diinfokan Media, Akhirnya Warga Duafa Sakit Dikunjungi dan Dibantu Camat Medan Marelan

Kondisi Gedung Pasar Marelan ” Sepi Pembeli Ditengah Keramaian Pedagang”

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor July 15, 2025 July 15, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Super Air Jet Minta Maaf Setelah Video Ridwan Kamil Viral
Next Article Camat Nunggak Retribusi Sampah Rp 1,8 Miliar, Paul Simanjuntak : “Pembiaran Peluang Korupsi”
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Tauran Berujung Penjarahan dan Pengerusakan Resahkan Warga Sicanang Belawan, Kinerja Polres Pelabuhan Belawan Dipertanyakan
HOME KRIMINAL Medan
190 Rumah Rusak, 335 Jiwa Mengungsi Akibat Gempa Besar di Sulut dan Malut
NASIONAL
Kayu Sisa Banjir dan Longsor Sumatera Jadi Bangunan Huntara
Medan
78 Persen Pendatang Baru yang Masuk Jakarta Berpendidikan SMA
EKONOMI
- Advertisement -
April 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?