Medan – Kasus pidana diduga mengendap selama setahun di Polsek Medan Labuhan menuai Pertanyaan di masyarakat, katanya polisi pelayan dan pelindung masyarakat!!!.
Pasalnya ” Pelaku pembacokan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka belum juga ditangkap padahal kasusnya sudah setahun.
Sementara para tersangka tenang-tenang saja berada di rumahnya, dugaan kuat pun bermunculan dan menjadi Polemik ada apa dengan aparatur kepolisian yang bertugas di Polsek Medan Labuhan .
Salah satunya Yahril Sidi (41) korban yang merasa tidak mendapat keadilan dalam melaporkan perkaranya di Polsek Medan Labuhan . Laporan Polisi No.Pol.LP/B/535/IV/2024/SPKT/POLSEK MEDAN LABUHAN/ POLRES PELABUHAN BELAWAN.
Pada awak media Selasa (15/07/2025) Yahril Sidi mengatakan “. Sudah Satu tahun bang Laporan saya tidak di tidak lanjuti, Saya di bacok oleh pelaku dengan memakai Kapak di kepala dan Lengan saat saya bersama sahabat sahabat saya mau pulang dari warung tuak milik tersangka . Karna di kira mereka kami buat onar , padahal waktu itu kami tidak melakukan apa apa , Yang ribut di sana orang lain saya yang terkena sasaran , kejadian tersebut begitu cepat hingga saya tak sadarkan diri ,
Lanjut korban ” Saya melaporkan masalah ini sudah setahun silam Namun tersangka belum juga di tahan hingga saat kami melihat pelaku pembacokan di rumah nya tertawa mengejek kepada kami , di duga ada Penyuapan oleh polisi Sehingga kasus Pidana Yang jelas jelas memakan korban cacat permanen tidak di tahan oleh polsek medan labuhan.
Sementara Kapolsek Medan labuhan Kompol .Sibuea SH saat di konfirmasi menjawab ” Trimakasih atas infonya ya nanti kita cek kembali. hal tersebut di konfirmasi oleh media selama 5 hari dengan bahasa yang sama “Nanti kita cek ya..kembali Pak” .
Membuat dugaan kuat ada oknum personil Kepolisian Polsek Medan Labuhan tidak mampu menjadi Polisi yang Presisi dan Penegakan keadilan bagi masyarakat.(Gs/LBH).

