Medan – Dampak dari kenaikan harga pakan ternak dari Rp7500/Kg menjadi Rp11.000/Kg turut memicu masih tingginya harga ayam potong alias ogah turun berkisar harga Rp 30 ribu hingga 35 ribu perkilogramnya.
Kondisi tetap tingginya pasaran harga ayam potong membuat kalangan ibu rumah tangga mengeluh pusing 7 keliling apalagi bagi kalangan pengiat UKM seperti penjual mie sop, mie ayam maupun bakso ayam.
Para pengusaha kecil terpaksa putar otak guna turut menaiki harga penjualannya.
Sebagaimana yang disampaikan Iwan (45) salah seorang pedagang ayam potong di pasar 7 Tangkahan Martubung Kec.Medan Labuhan mengatakan, kalau pasaran harga ayam potong sulit turun.
Karena para pedagang juga membeli pasokan ayam potong dari agen yang mengambilnya dari sejumlah peternak kandang di sejumlah daerah dengan harga yang juga sudah naik.
” Iya Bang, kami aja para pedagang membeli pasokan ayam potong dari agen seharga Rp27 ribu perkilogramnya, para agen beralasan karena pasokan ayam potong dari kandang sudah minim ditambah lagi dengan kenaikan harga pakan ternak beberapa bulan lalu”, ungkap Pedagang ayam potong tersebut saat ditanyai seputar kenaikan harga ayam potong disela kesibukannya.Kamis (30/10/2025).(Gs/LBH).

