Jakarta,- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras zona 2 naik 0,48 persen di pekan keempat Juni 2025. Meski begitu, besaran harganya masih berada di antara rentang ecerannya.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti menyebut harga rata-rata beras di zona ini sebesar Rp15.239 per kilogram. Sedangkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium Rp13.100 per kilogram dan premium di Rp15.400.
“Secara nasional, rata-rata harga beras di zona 2 pada pekan keempat Juni 2025 berada di antara rentang HET. Secara umum, harga beras s.d. pekan keempat Juni 2025 di zona 2 naik 0,48 persen dibanding Mei 2025,” ucapnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Jakarta, Selasa (10/6/2025).
Zona 2 mencakup Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Riau, dan Kepulauan Riau. Termasuk Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan.
Adapun data BPS mencatat harga beras zona 2 tertinggi ada di Kabupaten Mahakam Ulu Rp18.162 per kilogram. Disusul Kabupaten Kutai Barat Rp18.035 per kilogram dan Kabupaten Kepulauan Meranti Rp18 ribu per kilogram.
Lebih lanjut Amalia meminta agar pengendalian harga beras terus dilakukan. Sehingga kenaikan bisa ditekan dan harga beras tetap terjangkau.

