Sumut – Ditengah melonjaknya harga bahan baku kacang kedelai saat ini capai Rp550 ribu perkarung ukuran 50 Kgnya.
M.Efendi akrab disapa Pak Fen, tak goyah dalam berusaha memproduksi tahu meski dengan cara manual.
Ditengah ruangan suara mesin Dompeng serta panasnya uap dari hasil pembakaran, namun Pak Fen bersama anggota pekerjanya tampak tetap gigih menggolah kacang kedelai sampai menghasilkan Tahu alias TST (Tahu Sama Tahu).
9 Tahun yang lalu Pak Fen sempat galau dalam menyambung hidup ditengah kerasnya kehidupan pergaulan dunia mau membuat usaha apa, namun seiring bergulirnya waktu walau dengan hanya bermodalkan duit Rp200 ribu Pak Fen memulainya dengan berdagang tahu.
Karena dari penjualan tahu terus meningkat, Pak Fen yang berjiwa Wira usaha ini terus mengembangkan misi penjualan tahu goreng.
Tak sampai disitu Pak Fen berpikiran maju terus berupaya untuk mengembangkan usaha pembuatan tahu meski dengan peralatan seadanya atau dengan cara manual.
Suatu waktu Pak bertemu dengan temannya asal dari Jawa yang memang tahu betul cara pembuatan tahu.
Merintis dari pengetahuan itulah Pak Fen mulai mempelajari cara pembuatan Tahu yang enak dan gurih secara alami tanpa zat pengawet.
Seiring dengan waktu, Pak Fen pun sudah memiliki lokasi pembuatan Tahu secara permanen di kawasan Desa Saentis Kec.Percut Seituan Kab Deli Serdang.
” Syukurlah Pak, saat ini sudah ada pesanan pasokan Tahu saya untuk program MBG bahkan setiap hari selalu saja ada orang yang membutuhkan ampas Tahu atau ampas perasan kacang kedelai sebagai bahan baku makanan ternak”, cetus Pak Fen pada awak media online ini Kamis (17/09/2026) disela kesibukannya mengolah kedelai menjadi tahu.
Menurut Pak Fen, dari hasil produksi tahu tersebut ada juga menghasilkan cairan dari rendaman olahan kacang kedelai berupa cairan untuk pembuatan Sule alias Susu kedelai.
Selain itu tahu produksi Pak Fen dijamin aman sehat dan berkualitas tak mudah pecah dengan porsi bentuk tahu petak kecil berjumlah 100 potong perkotak cetakan tahu dan biasanya sering dibuat tahu goreng Sumedang, serta tahu goreng krispi.
Bahkan saat ini banyak digemari pelaku usaha UMKM maupun penjual tahu goreng keliling.
Pak Fen juga mengaku setiap harinya dari hasil usaha pengolahan tahu dapat menghasilkan cuan jutaan rupiah, semoga semangat berjibaku usaha Tahu yang di lakoni Pak Fen ini dapat membuka inspirasi dan motivasi bagi kita semua dalam rangka untuk mengurangi pengangguran serta mengembangkan minat kewirausahaan dalam menghasilkan cuan. Semoga !!!

