Deli Serdang – Tim KSJ turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Tim KSJ turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) binaan H.Ikhwan Lubis SH.MH kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, puluhan janda dhuafa di Desa Tanjung Rejo, Kec.Percut Seituan Kabupaten Deli Serdang, menjadi sasaran program Sedekah Jumat Barokah yang digelar pada Jumat (12/6/2026).
Desa Tanjung Rejo yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani dan nelayan dipilih karena dinilai masih jarang tersentuh bantuan sosial. Dalam kegiatan tersebut, KSJ menyalurkan paket sembako kepada para janda yang ditinggal wafat suaminya dan masih tinggal di rumah sewa.
Koordinator pelaksana kegiatan, Boim, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen KSJ untuk menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya di wilayah yang jauh dari pusat aktivitas perkotaan.
“Sesuai arahan pembina KSJ, kami terus menyisir desa-desa yang jarang mendapatkan perhatian dan bantuan. Desa Tanjung Rejo menjadi salah satu lokasi yang kami pilih karena mayoritas warganya bekerja sebagai petani dan nelayan. Banyak janda yang harus berjuang sendiri setelah ditinggal suami meninggal dunia,” ujar Boim.
Ia menjelaskan, proses pendataan calon penerima bantuan dilakukan selama satu pekan. Tim KSJ turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
“Penelusuran terhadap kaum dhuafa kami lakukan selama satu minggu. Mereka yang terdata kemudian masuk dalam agenda penerima Sedekah Jumat KSJ,” tambahnya.
Salah seorang penerima bantuan, Sutari (56), mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan KSJ. Menurutnya, bantuan sembako tersebut sangat membantu di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang semakin dirasakan masyarakat.
“Kami tidak menyangka KSJ benar-benar datang ke kampung kami dan memberikan bantuan. Saat harga sembako terus naik, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Terima kasih kepada semua yang telah peduli,” ungkap Sutari.
Sementara itu, Pendiri sekaligus Pembina KSJ menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjalankan program Sedekah Jumat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.
Menurutnya, janda yang menjadi tulang punggung keluarga, anak yatim piatu, serta warga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi harus menjadi perhatian bersama.
“KSJ berkomitmen membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Janda yang harus membesarkan anak-anaknya sendiri, terlebih yang masih tinggal di rumah sewa, menjadi prioritas kami. Begitu juga anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Bantuan yang diberikan harus tepat sasaran dan benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan,” tegasnya.
Melalui kegiatan rutin Sedekah Jumat Barokah, KSJ berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mengajak lebih banyak pihak untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. (Gs/DS).

