By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Dramatis, Gol Australia Menit Akhir Gagalkan Timnas Indonesia ke Final Piala AFF U-19
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
OLAHRAGA

Dramatis, Gol Australia Menit Akhir Gagalkan Timnas Indonesia ke Final Piala AFF U-19

Jaka Nov
Jaka Nov Published June 12, 2026
Share
oplus_2
SHARE

Deli Serdang, – Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 gagal melangkah ke babak final ASEAN U-19 Boys Championship 2026. Skuad Garuda Nusantara harus mengakui keunggulan Australia dengan skor tipis 0-1 pada laga semifinal yang berlangsung sengit di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (11/6/2026) malam WIB.

Gol tunggal kemenangan Australia dicetak oleh Marcus Edward Neil pada menit ke-88, setelah sempat ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR).

Sejak peluit babak pertama dibunyikan wasit Bainazarov Alimardon asal Kirgistan, Australia langsung mengambil inisiatif menekan.

Namun, lini belakang Indonesia yang dikomandoi Putu Panji dan Mathew Baker yang baru saja kembali dari agenda FIFA Match Day bersama timnas senior tampil solid mematahkan serangan lawan.

Pertandingan berjalan dalam tensi tinggi. Pada menit ke-5 dan ke-14, pemain Australia Alexander Jesse Bolton diganjar kartu kuning akibat melanggar Theodore Evan Leeming yang berusaha membangun serangan dari lini tengah.

Sementara itu, gelandang Indonesia, Nazriel Syahdan, juga menerima kartu kuning pada menit ke-11 akibat pelanggaran high kick.

Jual beli serangan terus terjadi di paruh pertama. Kiper Indonesia, Daffa Alghasemi, tampil gemilang dengan mementahkan sejumlah peluang emas Australia, termasuk sepakan mendatar Lawrence Wong pada menit ke-28 dan eksekusi tendangan bebas kapten Australia, Haine Anthony Eames, pada menit ke-32.

Indonesia bukan tanpa perlawanan. Garuda Nusantara sempat mengancam lewat sepakan keras Nazriel Alfaro di menit ke-20 dan tendangan melengkung Arkhan Kaka dari luar kotak penalti pada menit ke-26, namun keduanya belum membuahkan hasil.

Memasuki babak kedua, pelatih Indonesia Nova Arianto melakukan penyegaran untuk menambah daya gedor dengan memasukkan tiga pemain sekaligus: Reno Salampessy, Welber Jardim, dan Amar Brkic.

Strategi ini terbukti menghidupkan lini serang. Pada menit ke-53, Arkhan Kaka hampir memecah kebuntuan, namun sepakan kerasnya menyamping tipis di sisi gawang Australia yang dikawal George Geoffrey Lewis Plumin.

Arkhan Kaka kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-65 dan ke-79 memanfaatkan umpan matang Amar Brkic, tetapi penyelesaian akhirnya masih melebar.

Petaka bagi Indonesia datang dua menit menjelang waktu normal berakhir. Memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan, Marcus Edward Neil berhasil menjebol gawang Daffa Alghasemi. Gol tersebut sempat ditinjau ulang oleh VAR sebelum akhirnya disahkan oleh wasit.

Di sisa waktu pertandingan, trio Dimas, Reno Salampessy, dan Arkhan Kaka berupaya keras menyamakan kedudukan. Namun, hingga laga usai, skor 1-0 untuk kemenangan Australia tetap bertahan.

Usai laga, pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya dan menilai pertandingan berjalan sangat luar biasa. Ia menekankan bahwa laga ini memberikan pelajaran berharga mengenai pentingnya menjaga fokus di level internasional.

“Progres permainan anak-anak selalu meningkat dari pertandingan ke pertandingan. Kita banyak belajar hari ini karena di level yang berbeda seperti ini, kita tidak boleh kehilangan fokus sedikit pun. Kehilangan fokus sedetik saja, kita langsung kemasukan gol dan akhirnya gagal,” ujar Nova.

Namun, Nova tetap bersyukur dengan kerja keras skuadnya. “Dengan persiapan kami yang terhitung singkat, para pemain mampu menunjukkan performa yang luar biasa. Ini menjadi modal yang sangat baik untuk kami menuju Kualifikasi Piala Asia mendatang agar mereka bisa lebih siap lagi,” tambahnya.

Di sisi lain, pelatih Australia, Richard Garcia, memberikan pujian tinggi terhadap kokohnya organisasi pertahanan dan mentalitas para pemain Indonesia.

“Pertama-tama, Indonesia melakukan pekerjaan yang sangat bagus dalam bertahan hari ini. Mereka berjuang luar biasa keras untuk menyulitkan anak-anak. Kami tahu laga ini akan berjalan sulit, dan ini menunjukkan bahwa mereka memiliki mentalitas yang sangat kuat. Pertandingan ini bukan selesai di menit ke-85, melainkan benar-benar terkunci di menit ke-95. Jadi saya sangat senang dengan kerja keras tim kami,” kata Richard Garcia.

Pemain Australia, Alexander Jesse Bolton, juga mengakui betapa sulitnya membongkar pertahanan rapat yang digalang oleh Putu Panji dan kolega sepanjang pertandingan.

“Ya, jika melihat di lapangan, Indonesia bermain sangat bagus. Sangat sulit untuk membongkar pertahanan mereka. Kami memang memiliki beberapa peluang di sana-sini, tetapi tidak terlalu banyak menciptakan peluang bersih yang berbahaya. Kami tidak benar-benar mendapatkan kesempatan terbuka sampai menjelang akhir pertandingan. Harus diakui, Indonesia memiliki organisasi lini belakang yang sangat tangguh,” pungkas Alex.

Dengan hasil ini, Australia melaju ke partai puncak untuk menantang Thailand, sementara Indonesia akan menghadapi Kamboja dalam perebutan tempat ketiga yang dijadwalkan berlangsung, Sabtu 13 Juni mendatang.

You Might Also Like

Polresta Deli Serdang Amankan Piala AFF U-19 ASEAN Toba 2026

Pencetak Gol Perdana Piala Dunia 2026 Ternyata Orang Kolombia

Disaksikan Bobby Nasution, Erick Thohir dan Jokowi,Timnas U-19 Gagal Tundukkan Australia

Thailand Tantang Australia di Final AFF Usai Bungkam Kamboja 4-0

Arbeloa Mundur, Mourinho Dikabarkan Jadi Penggantinya

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Jaka Nov June 12, 2026 June 12, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article MTQ Sumut 2026 Digelar 15-25 Juni, Targetkan Tembus Lima Besar Nasional
Next Article Thailand Tantang Australia di Final AFF Usai Bungkam Kamboja 4-0
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis SH MH Bagikan Sedekah Jumat Pada Puluhan Janda Dhuafa di Tanjung Rejo
EKONOMI HOME PENDIDIKAN
Pererat Silaturahmi dan Sinergi, Kantor Imigrasi Belawan Gelar Tausyah dan Bakti Sosial
EKONOMI HOME Medan
Kapolda Sumut Tinjau Sentra Bawang Putih di Samosir, Tegaskan Dukungan Polri untuk Ketahanan Pangan Nasional
EKONOMI HOME Medan
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
HOME KRIMINAL Medan
- Advertisement -
June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« May    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?