Alokasi Rp 1 Triliun, Awasi Pembangunan Infrastruktur

  • Post By editor, 13 Okt 2017 - 13:26:17 wib

Medan,- Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta mengawasi proyek pembangunan infrastruktur, sehingga alokasi anggaran Rp 1 triliun dalam APBD 2017 bisa bermanfaat bagi masyarakat Medan. "Kita apresiasi pada Pemo Medan yang mengalokasikan dana cukup besar untuk  infrastruktur. Tapi, pelaksanaanya perlu tim yang mengawasi. Kita ragu atas kualitas yang sedang dikerjaan ini," kata Ketua Faksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Medan Hasyim SE.

Belanja modal untuk pengaspalan dan pembetonan jalan hampir Rp 400 miliar. Namun, pekerjaan di lapangan terkesan asal-asalan dan kualitasnya diragukan. "Aspal yang bagus nampak licin. Tapi kita lihat seperti ada terkupas-kupas dan tidak rata. Bisa dilihat di beberapa jalan yang sedang proses pembangunan saat ini," katanya.

Belanja modal pembangunan dan perawatan drainasi lebih dari Rp 300 miliar. Di lapangan, terlihat pembangunan dan perawatan drainase justru mengganggu aktivitas pengguna jalan. Selain itu, diragukan juga apakah pembangunan drainase sudah mempertimbangkan lebar dan kedalaman drainase dengan potensi air yang akan disalurkan, ketika hujan deras mengguyur Medan.

Senada, Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga melihat pekerjaan pembangunan di Medan urang profesional. Pembangunan badan jalan dan parit di sejumlah titik di Kota Medan seharusnya tidak mengganggu aktivitas warga sekitar.

"Harusnya Dinas PU Medan ini meniru SOP Dinas PU Bandung dalam proses pembetonan jalan dan pembangunan drainase yang terkenal sangat rapi. Tidak seperti di sini. Banyak kali bekas korekan parit dibiarkan berserakan di badan jalan," katanya.

Pembetonan badan jalan yang tidak dikerjakan sekaligus juga menghambat aktivitas warga, khususnya para pengguna jalan. Soalnya, besi beton dibiarkan menjulur keluar badan jalan yang sedang dibeton. "Itukan membahayakan mobil yang sedang melintas di kawasan itu. Harusnya, ditutup dululah sisa besi beton itu," katanya.

Anehnya lagi, Ihwan Ritonga proyek pembangunan infrastruktur di Kota Medan umumnya baru dimulai di akhir tahun. Hal itu, membuat kesan proyek tersebut dikerjakan secara mendadak.

 

You May Also Like