Posisi Ibu Negara AS Jadi Rebutan Dua Wanita Ini

  • Post By editor, 11 Okt 2017 - 08:14:05 wib

Washington,-Ibu negara Amerika Serikat, Melania Trump, terlibat perang kata-kata dengan Ivana Trump, mantan isteri pertama suaminya, yang disebutnya sekadar"mencari perhatian dan membuat kehebohan tentang diri sendiri."

Melania mengatakan hal itu setelah dalam acara Good Morning America di stasiun televisi ABC, Ivana mengatakan bahwa dia "pada dasarnya adalah isteri Trump, Sayalah ibu negara."

Ivana mengaku memiliki jalur telepon langsung ke Gedung Putih, "namun tidak ingin mengakibatkan kecemburuan apa pun."

Isteri pertama sang presiden itu sedang mempromosikan bukunya, "Raising Trump" yang akan diluncurkan Selasa ini.Ia menikahi Donald Trump tahun 1977, namun kemudian bercerai pada tahun 1992, karena Trump waktu itu berselingkuh dangan Marla Maples -yang kemudian menjadi isteri keduanya.Ivana dan Donald memiliki tiga anak: Donald Jr, Ivanka, dan Eric.

Ivana Trump mengatakan dalam wawancara dengan ABC itu bahwa dia berbincang secara rutin dengan mantan suaminya itu sekitar sebulan dua kali."Saya memiliki nomor telepon langsung ke Gedung Putih, namun saya menahan diri untuk menelponnya karena Melania berada di sana," katanya.

"Saya tak ingin menimbulkan kecemburuan apa pun atau sejenisnya karena pada dasarnya saya adalah isteri Trump yang pertama. Saya First Lady (Ibu Negara), OK?"

Melania Trump menanggapi ucapan-ucapan ini dengan kata-kata pedas melalui juru bicaranya, Stephanie Grisham.

"Ibu Negara Melania Trump senang tinggal di Washington DC dan merasa terhormat dalam perannya sebagai Ibu Negara Amerika Serikat, dan perannya adalah membantu anak-anak, bukan untuk menjual buku," kata pernyataan itu.

"Jelas tak ada yang bisa dibahas dari pernyataan seorang mantan. Sayangnya hal itu hanya sekadar mencari perhatian dan membuat kehebohan tentang diri sendiri."

Ini tampaknya perang kata-kata pertama antara seorang ibu negara dengan mantan isteri presiden.Sebelum Trump, satu-satunya presiden AS yang pernah bercerai adalah Ronald Reagan.(dna/bbc)


 

You May Also Like