Semester I-2015, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan NPP Senilai Rp123,5 Miliar

  • Post By editor, 05 Agust 2015 - 11:06:00 wib

MEDAN | DNA -  Selama semester I tahun 2015, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) telah berhasil menggagalkan 67 kasus upaya penyelundupan Narkotika, Psikotropika dan Prekursor (NPP). Dari ke-67 kasus tersebut, petugas berhasil menyita total seberat 159.254,4 gram NPP senilai lebih dari Rp123,5 miliar.

Tidak berhenti sampai di situ, pada Sabtu (4/7) lalu, DJBC melalui Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPUBC) Tipe C Soekarno-Hatta kembali berhasil menggagalkan penyelundupan 414 gram heroin dan 126 gram Methamphetamine (sabu-sabu). Penegahan NPP golongan I ini dilakukan di terminal 2 kedatangan internasional Bandara Soekarno Hatta.

Dari keterangan resmi DJBC diketahui, heroin tersebut dikemas dalam 23 kapsul, sementara sabu-sabu dikemas dalam 9 kapsul. NPP golongan I senilai lebih dari Rp1 miliar tersebut diselundupkan dengan cara ditelan (swallowed). Tersangka, seorang perempuan berinisial MA (32) berkewarganegaraan Tanzania, merupakan eks penumpang penerbangan Qatar Airways QR-956 rute Dar Es Salam-Doha-Jakarta.

Dalam keterangannya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi menyatakan bahwa salah satu fungsi DJBC adalah melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya yang dapat merusak tatanan kehidupan bermasyarakat (community protector). Oleh karena itu, DJBC akan terus berupaya mengoptimalkan pengawasan dalam menghadapi peredaran gelap NPP.

Dalam melaksanakan fungsi pengawasan NPP tersebut, lanjutnya, DJBC terus melakukan evaluasi serta mengambil langkah-langkah penguatan, peningkatan dan penajaman, baik dari segi Sumber Daya Manusia, jaringan informasi maupun sarana prasarana. Hal ini dilakukan agar kinerja DJBC menjadi lebih optimal, efisien dan efektif.

“Tentu saja upaya ini dalam rangka mengantisipasi perkembangan modus dan tren yang selalu berubah-ubah untuk memasukkan barang-barang haram tersebut ke Indonesia,” ungkapnya dalam konferensi pers di KPUBC Soekarno-Hatta, Jakarta pada Rabu (29/7) pekan lalu.(dna/skb)

 

You May Also Like