Gubsu Hadiri Pengukuhan Gelar Doktor Honoris Causa Cak Imin

  • Post By editor, 03 Okt 2017 - 19:09:31 wib

Surabaya,-Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengucapkan selamat kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar telah  resmi menyandang gelar Doktor Honoris Causa (Dr HC) dari Universitas Negeri Airlangga (Unair) Surabaya.

‘’Selamat meraih Doktor (HC) Cak Imin atau Gus Imin (panggilan Muhaimin Iskandar-red),’’ ucap Tengku Erry saat menghadiri prosesi pengukuhan dan pemberian gelar Dr HC tersebut di Aula Garuda Mukti Gedung Rektorat Unair Kampus C, Jl. Mulyorejo, Surabaya, Selasa (3/10/2017).

Usai pengukuhan tersebut, Tengku Erry langsung menyalami dan berselfie berdua dengan Muhaimin Iskandar. Sebelum pengukuhan gelar, Tengku Erry pun tampak berfoto bersama Cak Imin, Menristek Dikti Mohamad Nasir dan Rektor Unair  Prof M Nasih.

Dalam acara pengukuhan ini dihadiri pula oleh Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri BUMN Rini Sumarno, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi M. Hanif Dhakiri, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Desa dan Daerah Tertinggal Asman Abrur.

Selain itu, hadir antara lain Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Sekjen Golkar Idrus Marham, Ketua PBNU Said Aqil Siroj, Gubernur Jatim Soekarwo dan Wagub Jatim Saifullah Yusuf.

Rektor Unair Surabaya, Muhammad Nasih, mengatakan, Muhaimin tercatat sebagai penerima gelar doktor honoris causa ke-5 di Unair. "Selama 63 tahun berdiri, masih 5 orang yang diberi gelar doktor honoris causa," katanya.

Karena itu, lanjut Nasih, nomor register doktor honoris causa yang diterima mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu 005. "Ini menunjukkan bahwa Unair tidak mudah memberikan gelar doktor honoris causa kepada seseorang," ujarnya.

Empat gelar doktor honoris causa sebelumnya diberikan kepada mantan Menteri Luar Negeri Triono Wibowo, mantan Menteri Perekonomian Chaerul Tanjung, Gubernur Jatim Soekarwo, peraih nobel ekonomi 2003 Prof Robert Fry III.

Sementara itu, dalam orasi ilmiahnya yang berjudul "Mengelola Kebhinekaan Untuk Kemajuan Dan Kesejahteraan Bangsa", Muhaimin mengatakan, multikulturalisme atau kebhinekaan tidak bisa tumbuh tanpa campur tangan semua elemen bangsa, seperti partai politik, negara, dan masyarakat.

Kebhinekaan, lanjut dia, harus dimaknai sebagai energi positif untuk memajukan dan mensejahterakan bangsa, bukan menjadi penghambat kemajuan bangsa. "Karena itu, perlu sentuhan dunia pendidikan untuk mengelola kemajemukan bangsa sebagai anugerah dari Tuhan," ucap Muhaimin.

Selain karangan bunga dari Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, juga terlihat karangan bunga dikirim Presiden Joko Widodo dan keluarga, Wapres Jusuf Kalla beserta ibu Mufidah Jusuf Kalla, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan lainnya.(***)

 

You May Also Like