Langkanya Calon Kepala Daerah, Parpol Harus Bertanggungjawab

  • Post By editor, 04 Agust 2015 - 13:12:00 wib

MEDAN | DNA - Partai politik harus bertanggung jawab terhadap  langkanya calon kepala daerah  dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember 2015.

Parpol satu-satunya organisasi masa yang  memiliki kewajiban  mengusung pasangan calon kepala daerah. “Kalau parpol tidak mencalonkan pasangan calon, harus dikenakan sanksi, kenapa sampai  saat ini hanya ada satu yang mendaftarkan calon kepala daerah? Seharusnya hal itu tidak mesti terjadi, karena UU telah dibahas di DPR,” kata Siti Zuhro, pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) seperti dikutif dari laman Infopublik.id.

Menurutnya, untuk calon perseorang begitu rumitnya persyaratan, sehingga sulit mendapat peluang dalam pendaftaran calon pasangan calon kepala daerah tersebut. Bila persyaratan tidak berat, tentu masalah kekurangan pasangan calon tidak sesulit ini. "Kalau mau melamar melalui parpol tidak mungkin bisa, pasti akan ditolak oleh parpol terkait, kalau tidak bisa menyerahkan  sejumlah uang mahar," katanya.

Dari 269 daerah yang akan mengikuti Pilkada Serentak 2015,  semestinya DPR sebagai kepanjangan tangan parpol tidak mungkin tidak tahu dan tidak siap menghadapi masalah ini. "Cuma terkadang parpol tidak mau mengambil risiko kalau ada satu calon populer, semuanya berbondong-bondong mengusungnya, sehingga tidak ada lagi yang mau mengusung pasangan lain," katanya.

Semestinya, tambah Siti, parpol harus membuka peluang sebesar-besarnya pada kader partainya, sehingga tidak menghambat mereka yang mau mencalon kepala daerah. "Keinginan kader  harus direspon secara positif," tanfdasnya.(dna/inf)

 

You May Also Like