Pembuat Pembalut Warga Miskin Raih Magsaysay

  • Post By editor, 30 Jul 2015 - 01:55:00 wib

Pria warganegara India yang menjalankan organisasi kemanusiaan yang menggunakan baju bekas narapidana agar dapat digunakan masyarakat miskin menjadi salah satu penerima Penghargaan Ramon Magsaysay tahun ini.

Organisasi Ansahu Gupta membuat handuk pembalut kebersihan murah untuk membantu 70% wanita India yang tidak mampu mendapatkan barang tersebut.

Pemenang lainnya, Kommaly Chnathavong dari Laos, menghidupkan kembali seni kuno menenun sutra untuk membantu penciptaan ribuan pekerjaan bagi penduduk yang kehilangan tempat tinggal karena perang.

Magsaysay tahun ini juga diberikan kepada seorang pegiat anti-korupsi India, warga Burma dan seorang warga Filipina.

Tahun 2014, Saur Marlina Manurung atau Butet 'sokola rimba', mendapatkan penghargaan ini karena menggagas pendidikan untuk anak-anak suku asli yang tinggal di pedalaman rimba Jambi.

KPK mendapatkan Magsaysay, yang dipandang sebagai Hadiah Nobel versi Asia, di tahun 2013 karena dinilai sukses melakukan kampanye anti korupsi di Indonesia.

Hadiah dari Filipina ini mulai diberikan pada tahun 1957 untuk menghormati orang atau kelompok yang mengubah masyarakat menjadi lebih baik.(dna/bbc)

 

You May Also Like