Lukas Enembe Masih Peringkat Tertinggi Dalam Bursa Pilgub Papua

  • Post By editor01, 15 Mei 2017 - 12:37:43 wib

Papua, - Lukas Enembe masih peringkat tertinggi dalam bursa Pemilihan Gubernur Papua yang berlangsung pada tahun depan.

Berdasarkan hasil lembaga survey Indikator Politik Indonesia yang dirilis pertengahan April lalu, survey ini dilakukan 23 maret-3 April 2017 dengan melibatkan 710 responden, Lukas Enembe memiliki angka elektoral yang cukup dominan.

Nama-nama lain yang disebut akan maju dalam Pilgub saat ini belum mendekati dukungan pada petahana. Tetapi di antara mereka ada yang sudah dikenal, dan cukup bagus citranya.

Tingkat kepuasan pada kinerja Lukas Enembe sebagai gubernur yang mencapai 71 persen menjadi alasan menonjol pilihan responden.

Responden memilih Lukas Enembe karena "Sudah ada bukti hasil kerja". Sementara John Wempi Wetipo didukung terutama karena dinilai "perhatian pada rakyat". Paulus Waterpauw karena "tegas/berwibawa", dan Klemen Tinal karena "hubungan keluarga".

Tiga calon lainnya yakni John Gluba Gebze, Habel Melkias Suwae, dan Ones Pahabol dipilih terutama karena dinilai ada bukti hasil kerja.

Dalam simulasi semi terbuka dengan 24 daftar nama calon, Lukas Enembe unggul 44,4 persen sementara ini, diikuti John Wempi Wetipo 6,9 persen, Paus Waterpauw persen, dan Klemen Tinal 6,1 persen.

Calon lain yang dipilih namun dukungannya lebih rendah adalah John Gluba Gebze 4,7 persen, Habel Melkias Suwae 4,1 persen, dan Ones Pahabol 3,8persen. Nama-nama lain lebih sedikit lagi didukung. Massa mengambang 10,7 persen.

Citra kepemimpinan Lukas Enembe saat ini dinilai masih lebih baik dibandingkan 3 calon lainnya, John Wempi Wetipo, Paulus Waterpauw dan Klemen Tinal.

Sama halnya dengan popularitas calon, petahana Lukas Enembe paling banyak diketahui/populer 95 persen, diikuti Klemen Tinal 76 persen, John Wempi Wetipo 53 persen, Edo Kondologit 45 persen, Paulus Waterpauw 42 persen.

Nama-nama lain kurang dikenal. Di antara yang sudah tinggi popularitasnya, Lukas Enembe paling disuka oleh yang tahu namanya 80 persen, kemudian Paulus Waterpauw 71 persen, dan Klemen Tinal 70 persen.

Walau demikian, lembaga survey ini mencatat dinamika elektoral Papua seringkali tak lepas dari hubungan pusat dengan pemerintah, juga kemampuan pemerintah untuk melakukan pembangunan ekonomi dan pelayanan publik bagi warga Papua.

Perubahan preferensi pemilih ke depan tampak masih sangat besar kemungkinannya.

Survey ini mencatat sekitar 30 persen pemilih yang sudah sejak jauh hari menentukan pilihan, 70 persen lainnya akan menentukan pilihan sejak masa kampanye resmi hingga hari pemilihan.

Lembaga survey Indikator Politik adalah lembaga survey yang memiliki pengalaman cukup panjang dalam melakukan Survei Pemilu Nasional (Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden), Survei Pemilu Lokal atau Pilkada Langsung (Tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota), Survei Evaluasi Publik atas Kinerja Lembaga Eksekutif, Legislatif, maupun Yudikatif pada tingkat lokal maupun nasional, Survei Evaluasi atas Kinerja Parpol, Ormas, atau Civil Society, Preferensi publik atas kebijakan-kebijakan publik di daerah maupun nasional 
Lembaga ini juga sering melakukan quick count untuk beberapa Pilkada di Indonesia.(dnaIams)

 

You May Also Like