Saat Jam Tidur Malam, 45 Persen Remaja Inggris Periksa Telepon

  • Post By editor, 08 Okt 2016 - 04:20:00 wib

Hampir 50% kaum muda di Inggris (45%) memeriksa telepon genggam mereka ketika sudah berada di tempat tidur.

Survei atas 2.750 responden yang berusia 11-18 tahun memperlihatkan satu dari 10 orang mengaku memeriksa telepon sedikitnya 10 kali sepanjang malam.

Lembaga sosial Inggris, Digital Awareness -yang melakukan survei bersama Asosiasi Kepala Sekolah- memperingatkan bahwa penggunaan telepon genggam pada malam hari akan membuat murid-murid tiba di sekolah dalam keadaan lelah dan tidak mampu berkonsentrasi.

Para murid disarankan untuk melakukan 'detoks digital' atau pembersihan digital dan tidak melihat telepon lagi 90 menit sebelum berangkat tidur serta menaruh telepon tersebut di luar kamar tidur.

Media sosial

Dari 45% responden yang memeriksa telepon genggamnya pada saat jam tidur, hampir semua atau sebanyak 94% melihat media sosial dengan sepersepuluh di antara mereka mengatakan akan tertekan jika ketinggalan sesuatu di media sosial.

Sementara 75% menggunakan telepon genggam pada masa tidur untuk mendengarkan musik dan 57% menonton film.Sebanyak 35% responden muda tersebut mengatakan orang tidak menyadari bahwa mereka memeriksa telepon genggam saat jam tidur.

Survei juga menemukan bahwa kaum muda tersebut (68%) menyadari bahwa penggunaan telepon genggam pada malam hari mempengaruhi tugas sekolah dan menjadi merasa lelah.

"Salah satu topik besar saat ini adalah penggunaan media sosial yang berlebihan dan bagaimana hal itu mempengaruhi kesejahteraan fisik dan emosi kita," kata Charlotte Robertson, salah seorang pendiri Digital Awareness.

"Banyak dari antara mereka bangun dengan lebih 100 pemberitahuan dari pembicaraan yang terjadi sepanjang malam."

Sementara itu Ketua Asosiasi Kepala Sekolah, Mike Buchanan, menegaskan bahwa tidak berarti teknologi merupakan hal yang buruk.

"Bukan berarti hal ini seluruhnya buruk dan menakutkan sehingga kita semua harus cemas. Ini lebih sebagai kasus, bahwa inilah kenyataannya. Mari menggunakannya dan berupaya untuk mempengaruhi penggunaan teknologi dengan cara positf," jelasnya.(dna/bbc)

 

You May Also Like