Berkelahi, Pemabuk Tuak Tewas Dianiaya

0
105

Belawan – Meski sempat menjalani perawatan di rumah sakit, nasib malang dialami Frengki Manutur Sitohang (29) warga Kel Bagan Deli Belawan, Senin dinihari (12/2) tewas setelah dianiaya sejumlah pria tidak jauh dari kediamannya.

Keterangan yang dihimpun wartawan dari berbagai sumber di lapangan menyebutkan, aksi penganiayaan terhadap korban berlangsung pada Minggu dini hari (11/2).

Peristiwa itu, berawal ketika korban bersama temanya sedang minum disebuah warung berlokasi tidak jauh dari kediamannya.

Tiba-tiba, seorang pria K yang juga berada di warung minuman tersebut mendatangi meja korban dan tanpa basa-basi mengambil makanan atau tambul milik korban.

Tidak senang dengan ulah K tersebut, korban kemudian menegurnya, agar berprilaku sopan.

Tidak senang mendapat teguran tersebut, K berserta sejumlah temannya kemudian melakukan pemukulan, korban yang tidak menduga diserang oleh K dan temanya kemudian melakukan pembalasan dengan melempar gelas kearah K, sehingga pria itu mengalami luka pada bagian kepala.

Keributan antara korban dan K serta temanya sempat terhenti setelah dilerai oleh pemilik warung dan K dibawa oleh para temannya untuk mendapatkan perobatan atas luka pada bagian kepalanya.

Namun pada Minggu dini hari, saat Frengki Manutur Sitohang keluar dari warung minuman atau tuak, bermaksud kembali ke kediamannya, ia dihadang oleh K dan sejumlah temannya serta memukuli korban dengan atau diduga menggunakan kayu serta benda keras lainnya.

Akibat kejadian itu, korban terkapar dan mengalami luka pada bagian kepala.

Mengetahui kejadian tersebut warga kemudian membawa korban ke rumah sakit terdekat, tetapi karena luka yang dialami sangat parah, korban kemudian dirujuk ke salah satu rumah sakit swasta di kawasan Tanjung Mulia, Medan Deli.

Tetapi setelah beberapa jam menjalni perawatan, pada Senin dini hari Frengki Manutur Sitohang akhirnya meninggal dunia.

Terkait dengan kejadian tersebut pihak keluarga yang ditanyai wartawan, berharap dalam waktu dekat puhak kepolisian agar segera meringkus para terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya korban.

“Kita masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku, jumlah pelaku nanti akan kita ketahui jika salah seorang pelaku dapat kita tangkap lebih awal,” jelas Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Yemi Mandagi yang dikonfirmasi wartawan Senin sore melalui Kasat Reskrim AKP Yayang Rizki Pratama.(Guz/Blw).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here