Bawaslu Sumut, Persilahkan JR-Ance Untuk Mengadu

0
149

Medan – Bawaslu Sumut memberikan masa tenggang waktu selama tiga hari bagi para pasangan calon yang dirugikan dalam putusan atau penetapan yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum.

“Selama tiga hari ini, kita berikan waktu setelah penetapan dikeluarkan,”sebut Komisioner Bawaslu Sumut Bidang Hukum dan Penindakan, Hardy Munthe kepada wartawan, Senin (12/2).

Menyikapi adanya penetapan KPU Sumut, yang hanya meloloskan dua dari tiga pasangan calon gubernur?, Hardy mempersilahkan bagi pasangan calon yang dirugikan bisa melaporkannya ke Bawaslu.

Silahkan saja bagi Paslon Gubernur Sumatra Utara, Paslon Bupati maupun Walikota untuk melapor karena sudah ada aturannya.

Lanjutnya lagi mengenai Paslon Gubernur Sumut, Jopinus Ramli Saragih-Ance Selian, yang ditolak bisa melaporkan ke Bawaslu Sumut.

Namun lanjutnya, lagi belum ada Paslon yang mengadukan atas penetapan KPU yang merugikan mereka termasuk pasangan Jopinus Ramli Saragih-Ance Selian, hingga habis masa jam kerja sekitar pukul 16.00 Wib.

Sebagaiman diketahui, pasangan calon gubernur Jopinus Ramli Saragih-Ance Selian dinyatakan gugur karena tidak melengkapi berkas ijazah sebagai syarat pencalonannya ke KPU Sumut.

Pasangan JR Saragih-Ance Selian adalah pasangan yang diusung tiga partai politik yakni Demokrat, PKB dan PKPI, ini menurut Komisioner KPU Sumut Benget Silitonga, merujuk surat dari Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta Nomor 1454/1.851.623 tanggal 22 Januari 2018.

Dalam surat itu menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta tidak pernah melegalisir atau mengesahkan ijazah atau STTB SMA Nomor 1 OC Oh 0373795 Tahun 1990 atas nama Jopinus Saragih.

Sedangkan dua Paslon Gubernur Sumut, yakni pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dan pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus, dinyatakan lulus persyaratan dan ditetapkan maju dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara.

Sementara pasangan Edy Rahmayadi didukung enam partai politik yakni Gerindra, PKS, PAN, NasDem, Hanura dan Golkar. Dan pasangan Djarot-Sihar didukung dua partai politik yakni PDIP dan PPP. (dnalams)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here