Polisi Ringkus Pelaku Penggelapan Mobil Rental

0
144

Medan – Heri Indrawan (43) warga Jalan Jermal 4, No. 38-N, Kelurahan Menteng, Kecamatan Medan Denai, terpaksa berurusan dengan polisi.

Pasalnya, ia dilaporkan atas tuduhan penipuan dan penggelapan oleh korbannya, Razali, warga Jalan AR. Hakim No. 123, Kelurahan Sukaramai I, Kecamatan Medan Area, pada Selasa (23/1) lalu.

Atas dasar laporan tersebut, polisi pun meringkus Heri yang diketahui sedang nongkrong disebuah warung kopi (Warkop) di Jalan Medan Area Selatan, Minggu (4/2) sekitar jam 10.30 wib, kemarin.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Rudianto Silalahi, kepada wartawan, Jumat (09/02), saat dikonfirmasi membenarkan terkait diamankannya tersangka kasus penggelapan tersebut.

Menurut Kanit Iptu Rudianto, penangkapan tersangka berdasarkan laporan korban yang berawal saat tersangka mendatangi rumah korban untuk merental mobil Toyota Innova warna Hitam BK 1622 HY pada Selasa (26/12) tahun lalu.

Dalam perjanjian itu, kesepakatan merental mobil selama 4 hari.

Namun lewat waktu tersebut, tersangka kembali meminta kepada korban untuk menyambung masa rentalnya hingga pada bulan Januari 2018.

“Dibulan Januari, pelapor menghubungi terlapor melalui telepon dan menanyakan mobil yang dirental terlapor, namun terlapor mengatakan kepada pelapor kalau mobil tersebut dibawa lari oleh orang lain. Merasa keberatan, pelapor kemudian membuat Pengaduan ke Polsek Medan Area,” aku Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Rudianto.

Hampir sebelum melakukan penyelidikan atas kasus itu, petugas Polsek Medan Area akhirnya berhasil menangkap Heri Indrawan dari sebuah warung kopi di Jalan Medan Area Selatan.

“Dari hasil interogasi kita kepada tersangka, bahwa mobil milik korban itu sudah direntalkannya lagi kepada orang lain dan saat ini dibawa kabur,” pungkasnya.

Sementara itu, Razali si pemilik mobil berharap agar pihak Polsek Medan Area serius menangani kasus yang menimpanya.

Sebab, sempat terdengar ditelingahnya bahwa tersangka yang diamankan berencana akan melakukan upaya penangguhan penahananya.

“Saya harap polisi bebar-benar serius dalam menangani kasus yang menimpanya saya. Karena saya khawatir kalau tersangka akan berupaya keluar dengan mengurus upaya penangguhan penahanan,” ujar, Razali, sambil menunjukan bukti Laporan Polisi No: LP/69/K /2018/Polsek Medan Area, tanggal 23 Januari 2018.(dnalams)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here