DPRD Medan Panggil PD.Pasar dan Kasatpol PP Medan Soal Pasar Induk Marelan

0
209

Marelan – Kian maraknya persoalan pasar induk mini di Marelan hingga menimbulkan keresahan bagi kalangan pedagang ternyata disikapi para anggota DPRD Kota Medan.

Ketua DPRD Kota Medan melalui suratnya Senin (05/02) memanggil Kepala PD.Pasar Kota Medan dan Kasatpol PP Kota Medan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD Kota Medan.

Mulia Asri Rambe,SH akrab disapa Bayek selaku anggota DPRD Kota Medan dari Komisi C saat ditemui di kediamanya mengaku telah menampung sejumlah keluhan dan aspirasi dari para pedagang di pasar Marelan.

Mulai dari adanya praktek pembayaran DP Kios dan Lapak hingga persoalan masih banyaknya pedagang yang lama belum mendapatkan kiis dan lapak berjualan akibat keterbatasan jumlah kios maupun adanya tindakan diskriminasi dari pihak yang mengaku dari P3TM (Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Marelan).

“Saya mau tahu..atas dasar apa pihak P3TM membangun lapak dan kios serta menetapkan pembayaran DP mulai Rp3 juta dan Rp5 juta pada pedagang sementara bangunan pasar hingga kini belum diserahterimakan dari pihak Perkim PR pada Kabag Aset Pemko Medan dan Bawas hingga nantinya aset gedung Pemko Medan tersebut diserahterimakan pada pihak PD.Pasar Medan,”ungkap Bayek.

Lebih lanjut dikatakan kegiatan pembangunan lapak dan kios dinilai illegal dan kategori pidana karena melanggar Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 1960 .Kita desak nantinya pihak Bawas dan PD.Pasar dapat menghitung kembali nilai atau harga bangunan lapak dan kios agar tak memberatkan para pedagang nantinya serta demi rasa keadilan pembagian kios dan lapak harus diundi tanpa pilih kasih.Tegas anggota dewan dari Dapil V partai Golkar tersebut.(Guz/Mrl).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here