OK Arya Zulkarnain Akui Terima Uang Rp 5,1 M Dari pihak Rekanan

0
243

Medan – Bupati Batubara Non Aktif Ok Arya Zulkarnain mengakui menerima uang dari para rekanan proyek sebesar Rp 5,1 Milyar dalam dua tahap pada proyek pengerjaan tiga jembatan di daerah Perupuk dengan nilai proyek Rp 33 Milyar lebih pada anggaran 2017.

Hal ini terungkap dalam kesaksian Ok Arya dalam persidangan untuk kedua terdakwa yang merupakan rekanan proyek di Dinas PUPR Kabupaten Batubara yakni Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar, di Pengadilan Tipikor, Senin (15/01/2018).

Dalam persidangan Ketua Majelis Hakim Wahyu Prasetyo Wibowo, mencecar mantan penguasa Batubara tentang seputaran sukses fee atau uang pelicin dalam pemulusan pengerjaan proyek yang terjaring dalam OTT KPK beberapa bulan lalu.

Meski awalnya, Ok Arya menyatakan lupa akhirnya mengaku bahwa uang yang diterima dari Maringan Situmorang rekanan dalam proyek jembatan ternyata ada beberapa kali dilakukan pada Desember 2016 dan Agustus 2017.

Kalau untuk Desember 2016, senilai Rp 3 milyar yang dilakukan dua kali pembayaran yakni sebesar Rp 1,5 Milyar. Sedangkan pada Agustus 2017 senilai Rp 3,7 Milyar, tapi dari nilai tersebut baru 2,1 Milyar yang diterima sementara sisanya masih bersama Ayen senilai Rp Rp 1,6 Milyar.

Masih dalam keterangannya, bahwa uang itu diterima tidak ada paksaan dimana inisiatif atau partisipasi dari para rekanan.

Khusus untuk Maringan bahwa memang dia lah yang sering mengerjakan proyek di Kabupaten Batubara, semenjak 2016 lalu.

Namun ketika ditanyakan kewenangan apakah peran Bupati Batubara dalam proyek. Ok hanya menjawab saya tidak ada mengarahkan akan tetapi saya meminta mereka untuk mengerjakan proyek di Batubara karena kwalitas kerjanya.

Tentunya melalui proses tender dan masih dalam keterangan OK bahwa dirinya yakin kalau para rekanan itu lulus seleksi tender.

Namun saat ditanyakan tentang uang, ia hanya beranggapan uang terimakasih dan tidak ada pengaruh agar mendapatkan proyek di Dinas PUPR Batubara yang dipimpinnya.

Sedangkan kenapa uang diberikan kepada Ayen, lebih lanjut Ok mengatakan bahwa itu dilakukan untuk mempermudah saja, karena yang bersangkutan teman dan orang kepercayaan saja.(dnalams)