Curi Sepatu di Gereja, Otto Babak Belur Dihajar Massa

0
102

Jakarta,-Seorang remaja, Otto Sutomo, 22 tahun, babak belur dihajar warga setelah terpergok mencuri sepatu merek adidas di Gereja Bethani di Komplek Ruko Jalan Cut Meutia, Blok A2/8B, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (11/1/2018) pagi sekira pukul 03.00 WIB.

Kepala Unit Reskrim Polsek Bekasi Timur, Iptu Yusron mengatakan, pelaku bahkan melukai penjaga gereja bernama Ferdinandus Balawa, 22 tahun, menggunakan sebilah pisau dapur yang sudah dibengkokkan.

Otto nekat menusuk korban karena memergokinya saat mencuri sepatu merek Adidas milik Ferdinandus .

“Korban menderita luka tusuk di punggung kiri dan kepalanya,” kata Iptu Yusron.

Iptu Yusron menjelaskan, pelaku yang berstatus sebagai tunawisma ini masuk ke dalam gereja melalui ruko kosong yang ada di sebelahnya. Otto masuk ke dalam rumah ibadah itu dengan carai menjebol asbes gereja.

“Saat di dalam gereja, dia hanya menemukan sepasang sepatu merek Adidas milik Ferdinandus. Tanpa pikir panjang, sepatu itu diambil,” ujar Iptu Yusron.

Usai mendapatkan barang yang diinginkan pelaku ke luar dari gereja melalui jalan yang sama. Namun saat akan ke luar, dia dipergoki oleh Ferdinandus yang terbangun dari tidurnya setelah mendengar suara asbes gereja pecah.

“Karena merasa tersudut, Otto lalu melukai Ferdinandus,” jelasnya.

Ferdinandus yang terluka langsung berteriak minta pertolongan.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari menambahkan, warga yang mendengar teriakan dari dalam gereja langsung mengepung gereja dan menangkap Otto. Tanpa ampun Warga langsung mengeroyok pria tersebut hingga babak belur.

“Warga lalu membawa tersangka ke Mapolsek Bekasi Timur untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” kata Kompol Erna.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa dua pisau dapur dan sepasang sepatu korban. Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan Jo Pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.(dna/hpmj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here