Keluarga Korban Sambut Pencarian Kembali MH370

0
47

Kuala Lumpur,-Pemerintah Malaysia sudah menandatangani kesepakatan dengan sebuah perusahaan swasta Amerika Serikat untuk melanjutkan kembali pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370.Pesawat itu hilang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 Maret 2014 lalu bersama 239 penumpang dan awaknya, yang hingga saat ini masih belum dipastikan keberadaannya.

Awal Januari 2017 pemerintah Malaysia, Cina, dan Australia sudah memutuskan penghentian sementara pencarian pesawat tersebut.Malaysia terima tiga usulan untuk teruskan pencarian MH370 yang hilang

Dilanjutkannya kembali pencarian pesawat yang hilang misterius itu disambut baik oleh keluarga salah seorang korban asal Indonesia, Surti Simanjuntak, yang saat pesawat hilang berusia 50 tahun. “Kami kan menanti, menanti terus, sampai ada kepastian. Kalau bisa sampai dapat pesawatnya. Kalau ada pencarian baru lagi, tentu dengan senang hati,” kata Delfi Siagian, kakak ipar Surti

Keluarga Surti sebenarnya menerima juga keputusan pemerintah Malaysia saat menghentikan pencarian tahun lalu, walau beberapa keluarga korban lain sempat memprotesnya.”Orang itu kan sudah berusaha, sampai besar pengeluaran biaya Malaysia. Ya kalau namanya dihentikan sementara, kita mengambil positifnya saja. Ini kan mau dilanjutkan kembali, kita senang. Gimana peraturan dari Malaysia, kita ikuti. Tapi kami menunggu kepastian dan menyambut baik apabila dilakukan pencarian kembali,” tambah Delfi yang tinggal di Medan.

Upaya pencarian baru melibatkan sebuah perusahaan eksplorasi dasar laut, Ocean Infinity, yang dilaporkan akan menggunakan delapan kapal selam mini tanpa awak untuk mencari pesawat yang hilang tak berbekas itu.

Saat mengumumkan kesepakatan dengan Ocean Infinity, Rabu (10/01), Menteri Perhubungan Malaysia, Liow Tiong Lai, menjelaskan luas kawasan yang menjadi fokus pencarian.

“Berdasarkan kesepakatan, Ocean Infinity akan melakukan operasi pencarian untuk menemukan lokasi MH370 di area 25.000 km2 di Lautan India Selatan,” kata Liow Tiong La kepada para wartawan di ibu kota Malaysia,Putrajaya.

Kesepakatan dengan Ocean Infinity juga menyebutkan perusahaan baru mendapat bayaran jika keping atau serpihan MH370 berhasil ditemukan.Perusahaan Amerika Serikat tersebut menyatakan bisa melakukan survei atas wilayah laut seluas 100.000 km2 dalam waktu tiga bulan, jauh lebih singkat dari waktu dua tahun yang dibutuhkan oleh pencarian sebelumnya.

Selama dua tahun masa pencarian awal, para ilmuwan Australia sudah membuat model untuk pola melayangnya bagian-bagian pesawat yang ditemukan di pantai Afrika Timur serta mengkaji kemungkinan puing-puing pesawat yang gambarnya sempat tertangkap oleh sebuah satelit Prancis, sekitar dua pekan setelah pesawat hilang.(dna/bbc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here