Bantu Suami Bunuh Selingkuhan, Reni Safitri Divonis 9 Tahun Penjara.

0
127

Medan – Reni Safitri hanya bisa menangis saat dihukum sembilan tahun penjara oleh majelis dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Medan.

Ia terbukti bersalah turut membantu Andi Lala (berkas terpisah) yang merupakan suaminya untuk melaksanakan pembunuhan terhadap Suherwan alias Iwan Kakek.

Motif pembunuhan karena Andi Lala mencurigai Reni telah selingkuh dengan Iwan Kakek, sehingga untuk memuluskan aksinya pelaku mengajak datang kerumah dan langsung membunuhnya.

Dalam persidangan, tampak wajah Reni Safitri tertunduk lesu sambil sesekali mengusap air matanya dengan jilbab yang dikenakannya.

“Menyatakan Reni Safitri terbukti turut serta dalam membantu terdakwa Andi Lala dalam melakukan pembunuhan terhadap Suherwan. Menghukum terdakwa Reni Safitri dengan hukuman penjara selama 9 tahun penjara”, ucap Ketua majelis hakim Azwardi Idris pada sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Usai membacakan putusan kepada Reni Safitri, majelis hakim langsung melanjutkan pembacaan putusan kepada terdakwa Irfan yang tepat duduk disebelah Reni.

“Menyatakan terdakwa Irfan turut serta bersama-sama dengan terdakwa Andi Lala untuk melakukan pembunuhan terhadap Suherwan. Menghukum terdakwa Irfan dengan hukuman selama 11 tahun penjara”, ucap Hakim Azwardi.

Usai mendengarkan putusan tersebut, terdakwa Irfan tampak terkejut, namun dirinya tidak mampu berkata-kata, dan hanya bisa menerima putusan yang dijatuhkan kepadanya

Putusan yang dijatuhkan kepada keduanya lebih ringan dari tuntutan Jaksa kepada mereka, dimana sebelumnya kedua terdakwa itu dituntut 14 tahun penjara.

Sebelumnya, JPU Kadlan Sinaga menilai kedua terdakwa melanggar Pasal 340 KUHPidana jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 tentang pembunuhan berencana yang dilakukan secara bersama-sama.

Seperti diketahui, kedua terdakwa bersama Andi Lala melakukan perencanaan pembunuhan terhadap Suherwan di rumah mereka, di Jalan Pembangunan, Desa Sekip, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang pada 12 Juli 2015 lalu.

Irfan turut serta dalam melakukan penganiayaan kepada korban Suherwan, sedangkan Reni Safitri turut serta dalam membuang mayat Suherwan dan membuang sepeda motor korban ketempat yang sama, agar kematian Suherwan seperti sebuah kecelakaan.

Adapun motif pembunuhan ini dilatarbelakangi atas adanya hubungan perselingkuhan antara korban dengan Reni Safitri, yang membuat Andi Lala cemburu dan dendam kepada korban.(dnalams)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here