Mengaku Sebagai Kasi Intel Kejari Pria Ini Peras Kadis Perkim Sergai

0
202

Sei Rampah,- Mengaku sebagai Kasi Intel Sergai Adi Chandra, Dahniel (35) warga Dusun III, Desa Pematang Ganjang, Kec Sei Rampah, Sergai berhasil memeras Kadis Perkim Sergai, Dasril, namun sayang belum sempat menikmati hasil perasannya, pria yang merupakan anggota PPS Sei Rampah ini terjaring operasi tangkap tangan (OTT), oleh Kejari Sergai, Selasa (2/1/2018) sekira pukul 15:00 WIB.

Keterangan yang berhasil dihimpun Dahniel yang pernah mencalonkan diri sebagai kepala Desa Pematang Ganjang ini menjalankan modus operandinya dengan cara mengirim pesan singkat kepada Kadis Perkim untuk meminta bantuan uang dengan alasan akan berangkat ke luar kota dan mengaku sebagai Kasi Intel Kejaksaan Sergai.

Namun Kadis Perkim, Dasril tidak percaya begitu saja ia pun menghubungi kejaksaan Sergai dan menanyakan hal tersebut, ternyata Kasi Intel Adi Chandra membantah keras aksi minta-minta dengan menjual namanya tersebut, hingga Kasi Intel Kejaksaan pun menjebak pelaku dengan berpura-pura memerintahkan pelaku untuk mengambil bantuan tersebut.

Saat uang bantuan akan di serahkan ternyata Dahniel memerintahkan rekannya Wira Surya (31) warga Desa Firdaus Dusun VI Kecamatan Sei Rampah untuk mengambilnya dan mengatakan kepada Kadis Perkim bahwa Wira Surya adalah supirnya sedangkan Dahniel menunggu di luar kantor Perkim di Sei Bamban.

Begitu uang diserahkan Wira Surya langsung dibekuk Kasi Intel Adi Candra dan anggotanya begitu juga Dahniel yang menunggu di luar kantor ikut diangkut bersama barang bukti sepeda motor dan uang Rp 800 ribu keduanya di giring ke Kejaksaan Sergai.

“Pelaku mengirim pesan singkat meminta uang untuk berangkat ke luar kota dan mengaku sebagai Adi Candra setelah di cek ternyata palsu lalu saya laporkan ke Kejaksaan Sergai dan akhirnya di tangkap” ucap Dasril.

Dahniel bapak empat anak ini mengaku hilap, ia berkilah baru pertama kali melakukan aksi nekatnya lantaran terlilit utang ” Silap saya baru kali ini pak ada utang saya” kilahnya.

Awalnya Dahniel melihat nama kasi Intel di Kejaksaan Sergai selanjutnya ia pun beraksi menjual nama Kasi Intel ” Aku lihat di kantor Kejaksaan nama kasi Intel makanya aku bilang nama Adi Candra dan nomor HP kadis memang sudah ada sama aku” ucapnya.

Sementara itu Wira Surya mengaku diajak Dahniel untuk ke Dinas Perkim ia diminta Dahniel untuk mengambil titipan di Dinas Perkim ” Aku tidak tahu apa-apa Dahniel memerintahkan aku untuk mengambil titipan untuk Adi Candra sementara aku tidak tahu apa-apa” ucap Wira Surya.

Ternyata setelah di selidiki bukan hanya kadis Perkim saja yang menjadi korban ternyata Kadis Pertanian Sergai Safrial Budi, Kepala Ketahanan Pangan Sergai Ali Udin juga pernah menjadi korban Dahniel dan menjual nama kasi Intel Sergai bahkan tahun 2016 lalu Dahniel juga memeras kepala Desa di Sei Rampah.

Kajari Sergai Jabal Nur SH di dampingi Kasi Intel Adi Candra SH mengatakan ternyata otak pelaku Dahniel sudah sering menjual nama Kasi Intel ke pada Kadis-kadis di Sergai, bahkan aksi jual nama pejabat hukum kejaksaan Sergai sudah dua kali terjadi pertama di Dinas Kesehatan mengaku sebagai Kasi Intel juga berhasil ditangkap dan saat ini kembali lagi terjadi.

“Saya menginformasikan kepada masyarakat maupun pejabat Sergai untuk tidak percaya ada pejabat Kejaksaan Sergai meminta-minta dan kita himbau para pelaku yang nekat menjual nama kejaksaan akan kita tindak tegas” ucap Jabal Nur.

Untuk tuntutan dikatakan Jabalnur pelaku terancam pasal 372 KUHP dengan ancaman 3.8 tahun ” Kejadian yang pertama pelakunya di tuntut 3.8 tahun dan diputuskan hakim 3 tahun dan pelaku yang kedua ini kita pastikan juga kena hukuman yang sama” ucap Jabal Nur saat menyerahkan kedua tersangka kepada Polres Sergai untuk diproses awal.

Selain barang bukti uang dan kreta di dalam dompet Dahniel juga di temukan dua kartu Pers, kartu anggota Partai Demokrat, kartu nama wartawan serta cintin batu akik. (dna/sb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here