Kematian Model Cantik Malayia Seret WNI

0
322

Kuala Lumpur,-Kamis pagi 7 Desember, seorang perempuan muda ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah jatuh dari sebuah gedung bertingkat di Kuala Lumpur, Malaysia. Ivana Smit -remaja putri warga Belanda yang berusia 18 tahun- merupakan model yang sudah bekerja di Malaysia selama beberapa tahun.

Situasi terkait kematiannya masih misteri, namun kepolisian Malaysia menjelaskan kepada keluarganya tidak ada kecurigaan kriminal di balik kematiannya dan penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung.

Kementerian Luar Negeri Belanda mengatakan kepada BBC bahwa Interpol sudah dihubungi terkait kematiannya sementara orang tua Ivana menggalang dana lewat internet untuk biaya penyelidikan yang independen.

Smit jatuh dalam keadaan telanjang dari teras lantai 20 setelah dilaporkan pulang ke apartemen bersama satu pasangan suami istri dari sebuah pesta. Jalan hidup Ivana Smit merupakan kisah tentang kecantikan dan kematian, yang diwarnai dengan spekulasi sekitar seks, narkotika, dan alkohol. Kematiannya juga menambah pertanyaan yang menggugah kembali tentang bahaya bagi mereka yang bergelut dalam industri mode.

“Hal-hal seperti ini banyak terjadi, dan rasanya ini bisa terjadi bagi kami semua,” kata Emitsa Shz, rekan sesama model Ivana kepada BBC.Ivana Smit menghabiskan sebagian besar waktunya di Malaysia, tinggal bersama kakek dan neneknya di Penang.

Sempat pulang ke orang tuanya di Belanda, dia kemudian memutuskan kembali ke Malaysia dan baru bulan lalu pindah ke Kuala Lumpur untuk bekerja sebagai model independen tanpa terikat dengan perusahaan agen.”Dia melihat peluang yang lebih baik di sini,” kenang Natalie Woodworth, teman masa kecil Ivana di Penang, dalam wawancara dengan BBC.

“Saya masih ingat yang dikatakannya kepadaku: ‘Saya kembali ke tempat yang sebaiknya buatku’. Dia amat gembira kembali ke Malaysia.”

Rincian kematiannya masih belum jelas namun dilaporkan Ivana pulang ke apartemen milik satu pasangan yang lebih tua darinya dan jatuh hingga meninggal dunia Kamis (07/12) pagi.Jenazahnya baru ditemukan siang hari di teras lantai enam dan -menurut laporan beberapa media- darahnya mengandung alkohol serta narkotika.

Keluarga Ivana, yang terbang ke Malaysia, mengatakan kepada media Belanda bahwa mereka melihat ada tanda-tanda di lehernya.Pasangan pemilik apartemen -ada media yang menyebutnya sebagai pengusaha mata uang digital asal Amerika dan istrinya asal Indonesia- sudah dikenai dakwaan narkotika dan dalam status bebas dengan jaminan.

Kepada polisi, keduanya dilaporkan mengaku sedang tertidur ketika Ivana jatuh dan kemudian mengantar anak mereka ke sekolah tanpa menyadari sama sekali kematian Ivana.Setelah kematian Ivana, muncul beberapa seruan agar industri model melakukan perubahan dan sejumlah orang menggunakan tagar #truthforivana (kebenaranuntukivana) sebagai dukungan dan perhatian untuk kasusnya.(dna/bbc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here