Apple Sengaja Memperlambat Operasi Model Iphone Lama

0
197

Apple mengukuhkan kecurigaan banyak pemilik iPhone selama ini dengan mengungkapkan bahwa mereka memang sengaja memperlambat operasi beberapa model iPhone seiring bertambahnya usia pesawat-pesawat telepon itu.

Selama ini banyak yang menduga bahwa Apple memperlambat kinerja iPhone lama untuk mendorong pelanggan membeli model baru.Namun Apple mengatakan bahwa mereka memperlambat kinerja beberapa model seiring bertambahnya usia untuk mengimbangi kinerja baterai telepon yang melemah dari waktu ke waktu.

Apple berkilah, dengan itu mereka bermaksud “memperpanjang hidup” piranti pintar yang berada di tangan para pelanggan.Sebuah tes kinerja yang dibagikan seorang pemilik di Reddit, mengukuhkan hal itu: tes menunjukan bahwa iPhone 6S mereka melambat seiring usia tapi tiba-tiba melesat lagi kecepatannya setelah baterai diganti.

“Saya menggunakan iPhone 6 Plus milik saudara saya, kok lebih cepat dari milik saya? Saat itulah saya tahu ada yang tidak beres,” tulis TeckFire.Situs teknologi Geekbench lalu menganalisis sejumlah iPhone dan menjalankan berbagai versi sistem operasi iOS dan menemukan sebagian memang tampak dirancang untuk melambat.

Apple mengatakan bahwa mereka membuat perubahan pada iOS untuk mengelola penuaan baterai lithium-ion pada beberapa perangkat, karena kinerja baterai berkurang dari waktu ke waktu.

“Kemampuan baterai lithium-ion dalam memasok kebutuhan arus puncak, berkurang saat berada dalam kondisi dingin, (ketika) muatan baterai rendah, atau seiring bertambahnya usia. Itu dapat mengakibatkan perangkat tiba-tiba mati sendiri untuk melindungi komponen elektroniknya,” kata raksasa teknologi itu.

“Tahun lalu, kami merilis sebuah fitur bagi iPhone 6, iPhone 6s dan iPhone SE untuk memperlancar arus puncak seketika jika diperlukan untuk mencegah agar perangkat tidak mati mendadak ketika terjadi kondisi ini.

“Kami sekarang telah memperluas fitur itu ke iPhone 7 dengan iOS 11.2, dan berencana untuk memperluasnya ke produk lain.

Baterai lithium terdegradasi dari waktu ke waktu dikarenakan apa yang terjadi selama siklus pengisian dan pengosongan batere.Selama kedua kejadian tersebut, ion lithium bermigrasi melalui bahan yang membentuk baterai.Studi dengan mikroskop elektron menunjukkan bahwa setiap kali ion melakukan hal ini, terjadi perubahan kecil pada struktur fisik elektrolit itu.

Efeknya seperti “karat merambat tidak merata di seluruh baja”, menurut salah seorang ilmuwan yang mempelajari fenomena tersebut.Perubahan tersebut secara efektif menimbulkan aus sehingga kemampuan pengisian batere berkurang dan dapat menghambat kemampuan dalam menyediakan catu daya yang stabil.

Tegangan dan suhu yang lebih tinggi membuat erosi terjadi lebih cepat.”Menerapkan hal ini diam-diam, membuatnya nampak lebih buruk dari yang sebenarnya. Hal itu menimbulkan masalah ihwal kepercayaan,” tulis Nick Heer, seorang pengembang piranti lunak dan blogger. “Sejak lama Apple sangat baik dalam mengelola ekspektasi … Namun kali ini mereka merusaknya (reputasi itu).”

Mengganti baterai akan mengembalikan ponsel ke kecepatan semula. Biayanya sekitar Rp750.000 – Rp 1juta.”Mereka seharusnya lebih transparan tentang hal itu,” kata Chris Green dari konsultan teknologi Bright Bee.

“Anda memperlambat kinerja telepon yang telah dibayar orang. Jika Anda akan memperlambat kinerja telepon dari waktu ke waktu, Anda harus menjelaskan mengapa hal itu terjadi, agar orang-orang mengerti bahwa hal itu pada akhirnya bermanfaat bagi mereka.”

“Tapi saya memahami alasannya. Dengan memperlambat kinerja telepon, masalah yang dihadapi terkait baterai yang aus, akan berkurang,” tandas Green.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here