Performa Para Pemain Muda Man. City Puaskan Guardiola

0
125

Manchester,-Pep Guardiola tak bisa menyembunyikan kegembirannya usai Manchester City menyingkirkan Leicester City di perempat final Carabao Cup, Rabu (20/12/2017) dinihari WIB. Secara khusus, dia mengaku puas oleh penampilan para pemain muda Man. City yang turun dalam laga itu.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion King Power milik Leicester, Guardiola memang melakukan rotasi. Dia mengistirahatkan sejumlah pemain andalan. Sebagai gantinya, sejumlah pemain muda diturunkan. Oleksandr Zinchenko, Tosin adarabioyo, Phil Foden, dan Brahim Diaz turun sebagai starter. Sementara itu, Lukas Nmecha dan Ayotomiwa Dele-Bashiru masuk pada babak kedua.
Luapan kegembiraaan para pemain Man. City usai menangi adu penalti atas Leicester City.

Di antara mereka, Adarabioyo tampil paling mengesankan. Bek berumur 20 tahun itu tampil lugas dan menunjukkan kepercayaan diri tinggi. Manchester Evening News bahkan memberikan nilai lebih tinggi bagi Adarabioyo ketimbang Eliaquim Mangala, tandemnya di jantung pertahanan. Adapun Nmecha mampu menjalankan tugas dengan baik dalam adu penalti.

“Saya sungguh sangat senang. Ada banyak pemain muda yang bermain. Mereka pun bermain dengan sangat baik,” ungkap Guardiola usai pertandingan kepada Manchester Evening News.

Perubahan besar yang dilakukan Guardiola dengan memasang sejumlah pemain muda memang membuat Man. City kesulitan. Meski unggul lebih dahulu lewat Bernardo Silva pada menit ke-26, mereka harus berjuang hingga adu penalti karena The Foxes membuat gol penyimbang pada injury time lewat penalti Jamie Vardy.

Untungnya, dalam adu penalti, Man. City lebih baik. Semua algojo The Citizens sukses menunaikan tugas dengan baik. Sementara itu, di kubu tuan rumah, eksekusi Vardy menerpa tiang, sedangkan sepakan Riyad Mahrez bisa diselamatkan kiper Claudio Bravo.

Dalam pandangan gelandang Ilkay Guendogan yang tampil apik, kemenangan itu menunjukkan kekuatan mental Man. City. “Sungguh pertandingan yang menegangkan melawan Leicester. Ada delapan menit injury time dan kami sangat tak beruntung diganjar penalti. Bagi kebanyakan tim, akan snagat sulit untuk bangkit. Namun, kami bukanlah kebanyakan tim itu,” tulis dia di akun Twitter-nya.