Hakim Vonis Bebas Perantara Pemberi Uang Kasus Penembakan Pengusaha Softgun

0
123

Medan – Majelis Hakim membebaskan Dharma dari segala dakwaan dan tuntutan jaksa penuntut umum atas keterkaitan sebagai dalang perencanaan penembakan yang menewaskan pengusaha air soft gun Indra Gunawan alias Kuna pada pertengahan Januari 2017 lalu.

Putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Wahyu Prasetyo Wibowo, yang berlangsung diruang Cakra 1, Selasa (19/12), malam, dalam pertimbangannya menyebutkan tidak ada bukti bahwa Dharma menerima uang dari Siwaji Raja yang kemudian diserahkan kepada Rawindra selaku yang skenario pembunuhan dan Putra selaku eksekutor (kedua,red) tewas ditembak petugas saat dilakukan penangkapan.

Hakim menyebutkan bahwa uang senilai Rp 80 juta yang diserahkan Siwaji Raja kepada Dharma merupakan uang pembayaran kredit mobil yang tertunggak dua bulan dan uang pembayaran material bangunan hal ini dibuktikan dengan adanya kwitansi pembayaran.

Dalam putusan itu hakim juga memerintahkan Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Medan agar segera membebaskan Dharma setelah putusan selesai dibacakan.

Masih dalam kasus penembakan ini, terdakwa lainnya, Jo Hendral selaku pengendara motor atau Joki yang membonceng pelaku eksekutor, dihukum 5 tahun penjara karena keterlibatan yang membawa eksekutor untuk melakukan penembakan terhadap Indra Gunawan alias Kuna yang ketika itu berada di depan toko miliknya.

Sementara itu dua pelaku lainnya yakni, Chandra alias Ayen dan John Markum Lubis yang keduanya berperan sebagai yang menyimpan senjata sebelum dan setelah pelaksanaan eksekutor selesai dihukum 3,5 dan 2 tahun penjara karena kepemilikan senjata api.

Masih dalam persidangan tersebut, Aisyah dan Joice Sinaga menyatakan pikir-pikir atas putusan majelis hakim.

Karena sebelumnya, Dharma dan Jo Hendral dituntut masing-masing selama 20 tahun penjara sedangkan Chandra alias Ayen dan John Markum Lubis, selaku penyimpan senjata dituntut 7 dan 3 tahun penjara.

Usai persidangan, Iqbal Sinaga dan Mahendra Sinaga sangat mengapresiasi putusan majelis hakim yang telah memberikan rasa keadilan.

Ia juga berharap apa yang telah diputuskan oleh majelis hakim harus segera dilaksanakan penuntut umum.