“Wujud Kota Medan Sebagai Rumah Kita Jauh Dari Harapan”

0
224

Medan,-Anggota DPRD Medan Denni Maulana Lubis menilai janji Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin untuk mewujudkan Medan sebagai rumah kita dan kota masa depan masih jauh dari harapan. Sebab persoalan banjir, sampah, kemiskinan, keamanan serta pola pembangunan infrastruktur masih amburadul.

Hal tersebut disampaikan Deni kepada wartawan Sabtu (16/12/2017) menyikapi kondisi kota Medan akhir Tahun 2017 ini. Menurutnya, masih banyak yang perlu dibenahi skala prioritas pada Tahun 2018 mendatang.

Menurut Deni Maulana Lubis selaku politisi Nasional Demokrat (Nasdem), untuk mengatasi persoalan diatas harus dilaksanakan melalui perencanaan yang terukur dan efisien. Untuk itu, disarankan agar Pemko Medan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Penataan Ruang dapat menyelesaikan masalah secara tuntas tetapi bukan memindahkan persoalan seperti akibat pengorekan parit lantas banjir berpindah ke pemukiman.

Begitu juga terkait dengan RAPBD Pemko Medan 2018 yang baru saja disampaikan, Deni melihat belum adanya komposisi dan proporsi yang ideal antara belanja pegawai dengan belanja pembangunan. Sedangkan 8 belanja daerah pembangunan yang ditetapkan sebagai prioritas hanya diatas kertas tidak mampu menghasilkan perubahan yang signifikan.

Sama halnya mengenai penerimaan retribusi yang tetap diproyeksikan sama seperti tahun 2017 dan 2018. Pada hal banyak potensi PAD yang dinilai bagus untuk ditingkatkan. Dalam hal ini Deni mempertanyakan kebijakan indentifikasi Pemko Medan.

Menyinggung masa tenggat waktu soal pembahasan RAPBD Pemko Medan yang direncanakan hanya 3 hari yakni 18 s/d 20 Desember, Deni memastikan pembahasan itu tidak akan maksimal. Seiring dengan pembahasan Deni meminta supaya setiap SKPD nantinya dapat menyerahkan rencana kerja anggaran (RKA SKPD) ke anggota dewan sebelum pembahasan. Sehingga anggota dewan dapat terlebih dahulu membaca dan menelaah RAPBD Tahun 2018 secara keseluruhan yang bentuknya masih gelondongan.(dna/mdn)