Macet Karena Demo, Kapolda Turun Langsung Atur Lalulintas

0
168

Medan,-Kapolda Sumut Irjen Pol.Drs.Paulus Waterpauw memonitor pelaksanaan pengamanan kegiatan unjuk rasa damai Aksi Bela Palestina, Jumat (15/12/2017). Aksi membela Palestina tersebut didasari terkait pernyataan Pemerintah AS dalam hal ini Presiden AS, Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. Kegiatan unjuk rasa tersebut berlangsung di sekitar Kantor Konjen Amerika Serikat di Komplek Uniland, Jl. M.T. Haryono Medan.

Kapolda Sumut didampingi oleh beberapa pejabat utama Polda Sumut antara lain Karo Ops, Karo Rena, Dir Sabhara, Dir Pamobvit serta .Dir Binmas.“Kapolda Sumut juga memantau situasi arus lalu lintas dan ikut membantu melakukan pengaturan lalu lintas yang memadat panjang sebagai imbas adanya kegiatan tersebut yang dilakukan dijalan MT Haryono tepat depan gedung Uniland,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dra Rina Sari Ginting.

Kapolda Sumut juga mengecek dan memberikan pengarahan kepada personil Polri yang melaksanakan pengamanan di sekitar tempat kegiatan unras.“Kapolda Sumut melakukan dialog dan pendekatan kepada Korlap Unras. Kapolda juga sempat berfoto bersama dengan para peserta aksi,” tutur Kabid Humas.

Unjuk rasa tersebut menolak keputusan Pemerintah Amerika Serikat atas pengakuan kepada Israel yang menjadikan Yerusalem sebagai ibukota baru negaranya menggantikan Tel Aviv.“Mereka memprotes Langkah Presiden Donald Trump yang memerintahkan pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem,” ujarnya.

Aksi yang dinamai Komite Aksi Bela Palestina Sumatera Utara diikuti oleh lebih dari 1.000 umat Islam.Massa aksi menyesalkan Pemerintah Indonesia dan negara-negara OKI yang tidak melakukan tindakan konkrit dalam mengecam sikap Presiden AS, Donald Trump.

Massa aksi juga menuntut Pemerintah Indonesia agar memutuskan hubungan diplomatik dengan Negara Amerika Serikat.“Kejadian ini adalah suatu bentuk penistaan terhadap umat Islam yang harus dilakukan tindakan tegas,” ujar salah seorang orator aksi.

Aksi tersebut juga menuntut agar dikeluarkannya fatwa perang total jihad ke Palestina oleh Mutfi/ Ketua MU di negara-negara Muslim.Selain itu menyerukan pada semua kaum muslimin untuk memboikot produk-produk Amerika Serikat.“Kami menyerukan pada umat Islam untuk bersatu dan terus melakukan aksi jihad membela Palestina,” ujarnya.

Kegiatan pengamanan Unjuk Rasa ini berjalan dengan aman dan lancar, dan Pengunjuk Rasa membubarkan diri pada pukul 17.00 Wib. Usai pelaksanaan pengamanan,Kapolda Sumut menyempatkan menikmati jajanan pedagang kaki lima yang ikut meraup untung dengan adanya aksi damai tersebut karena omset mereka bertambah.(dna/mdn)