Orangtua Pembuang Bayi Akhirnya Ditahan

0
486

Jakarta,- Nunung Nurlela Sari, 33 tahun, ditetapkan jadi tersangka kasus pembuangan bayi. Kini, Nunung mendekam di tahanan Mapolsek Bekasi Selatan, Polrestro Bekasi Kota.

“Yang bersangkutan telah ditahan di Mapolsek Bekasi Selatan, setelah sebelumnya menjalani perawatan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur,” ujar Kasubbag Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Senin (11/12/2017) kemarin.

Kompol Erna menjelaskan, ‎pengungkapan kasus pembuangan bayi ini terjadi pada Sabtu (9/12/2017) siang. Saat itu, Madi, mendengar suara tangisan bayi di tong sampah. Setelah dicek, bayi mungil yang baru lahir ini tampak sehat dibungkus kain. Kemudian, Madi memberitahukan kepada warga bernama Kuswati, 43 tahun dan Murtini, 48 tahun.

Kedua saksi ini kemudian mengambil bayi yang dibuang di tong sampah, di Jalan An Nur RT 11/RW 12, Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, sekira pukul 09.30 WIB.”Kemudian saksi melaporkan ke Mapolsek Bekasi Selatan,” ujar Kompol Erna.

Anggota Polsek Bekasi Selatan, yang mendapat informasi masyarakat itu langsung mendatangi ke lokasi pembuangan bayi. ‎”Tak lama berselang, diketahui orangtua pembuang bayi tersebut,” ucapnya. Orangtua bayi, mengalami pendarahan saat melahirkan. Diduga, Nunung Nurlela‎ ingin melakukukan aborsi sehingga saat melahirkan terjadi pendarahan.”Yang bersangkutan sempat dirawat ke RS Polri, Kramatjati. Sedangkan, bayinya kini telah dirawat ke RSUD Kota Bekasi,” imbuhnya.

Kondisi bayi, kata Kompol Erna, dalam keadaan sehat. Bayi laki-laki ini memiliki berat badan 1,8 kilogram dan panjang 48 sentimeter.”Bayi masih mendapat perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi,” pungkasnya.

Nunung Nurlela diketahui beralamat di Kampung Liu Seeng RT 01/RW 09, Sukaherang, Singaparna. “Yang bersangkutan malu melahirkan bayi tanpa ayahnya. Ia berusaha untuk menggugurkan bayi tapi tidak berhasil dan membuang bayinya,” imbuhnya.